“IPW Telah memvonis hal-hal yang sama sekali tidak kami ketahui, apalagi keterlibatan kami didalam aksi teror yang dilakukan oleh ZA. Ingat, jangan membuat provaganda dan konsfirasi murahan,” tegasnya.
Laporan | Syawaluddin
BANDA ACEH (MA) – Indonesia kembali diviralkan dengan tayangan satu video berdurasi 18.26 detik, beberapa hari lalu. Pada tayangan itu tampak seorang wanita bercadar berinisial ZA, 25 tahun, menggunakan senjata laras pendek lakukan teror ke Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri) pekan lalu.

Indonesian Palice Watch (IPW) mengklaim dan mengindikasikan penyerangan yang dilakukan ZA ke Mabes Polri, mirip dengan cara kerja Pasukan Inong Balee dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dimasa konflik Aceh lalu.
Pernyataan Ketua Presidium IPW, Neta S Pane itu telah mencederai perdamaian di Aceh. Dan membangkitkan heroik Inong Balee dan GAM untuk berbicara.

“Serangan teror ke markas besar Polri atau 150 meter dari ruang kerja Kapolri Sigit adalah show-off forcenya bos teroris untuk menunjukkan bahwa ada fenomena baru dalam aksi teror yang akan mereka mainkan ke depan,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya pada Kamis 1 April 2021.



