Pertamina memiliki pilihan: tetap bungkam dan membiarkan debu menjadi saksi ketidakpedulian, atau membuka mata, memperbaiki, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat Aceh Tamiang. [].
Jalan Rusak di Gerbang Pertamina; Suara dari Aceh Tamiang yang Tak Boleh Diabaikan




