Jalan di Pedalaman Bireuen Seperti Kumbangan Kerbau, Pemerintah Harus Cari Solusi 

Rabu, 14 Desember 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan di Gampong Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen saat ini.

Kondisi jalan di Gampong Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen saat ini.

BIREUEN, (MA) – Jalan yang ada di Gampong Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen seperti kubangan kerbau, jalan tersebut merupakan akses masyarakat yang berlalu lalang ke kebun.

Masyarakat Petani di kawasan kebun Gampong Pinto Rimba Kecamatan Peudada Bireuen, tidak bisa membawa pulang hasil panen perkebunan mereka untuk dijualkan ke pasar, kata Mukhtar salah satu petani pada mediaaceh.co.id baru-baru ini.

BACA JUGA...  Trafo PLN di Halaman Meunasah Meresahkan Masyarakat, Azhari: Kita Sudah Surati 

Akibat jalan berlumpur, para petani yang ada di pedalaman Bireuen itu tidak bisa dilalui oleh para petani kebun, ujar Mukhtar.

“Kami para petani sangat kesulitan dalam membawa hasil panen, bahkan beberapa petani pisang pun tidak bisa membawa hasil panennya,sehingga puluhan ton pisang mulai membusuk di kebun,” bebernya.

Sebut Mukhtar, di pedalaman Bireuen tersebut para petani atau masyarakat menanam pohon pinang, pisang, kakao, kelapa sawit, kemiri, jagung, dan kelapa. Semua komoditi itu hasil produksi petani, namun sayangnya hasil panennya masyarakat selama ini tidak bisa dibawa keluarkan dari kebun untuk dijual.

BACA JUGA...  YARA: Bupati Bisa Copot Kepala Desa Kalau Tidak Taat Peraturan UU 

“Apalagi seperti ini, diakhir tahun intensitas curah hujan meningkat, otomatis jalam seperti ini pasti tidak bisa kita lalui, kasian para petani yang ada di pedalaman Bireuen ini,” ungkapnya.

Jalan di Gampong Pinto Rimba sudah lama dibiarkan oleh pemerintah seperti ini, “saya mewakili masyarakat dan petani yang ada di pedalaman Bireuen ini mengharapkan kepada pemerintah agar jalan tersebut diperhatikan, demi kelangsungan hidup masyarakat untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” pungkasnya. (Iqbal).

BACA JUGA...  Ini Alasan Pemerintah Ngutang ke Jepang Untuk Bangun MRT DKI

Berita Terkait

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA
Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 
TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi
Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:20 WIB

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB