Ishak Yusuf : Kecam Keras Penolakan Kedatangan HRS Oleh Kelompok Demontrasi di Banda Aceh

Jumat, 18 Desember 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Iqbal

Bireuen (MA) – Menyikapi ada kelompok kecil demostrasi beberapa hari yang lalu, menolak kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Aceh dan membakar foto Ulama telah mengundang kemarahan rakyat Aceh dan sorotan publik serta aktivis milenial Aceh turut angkat bicara.

Hal itu disampaikan oleh aktivis milenial Aceh, Ishak Yusuf, SE kepada media ini lewat rilisnya, Kamis (17/12) Menurut Ishak Yusuf, mereka yang melakukan demontrasi tersebut telah melakukan suatu pembohongan publik yang mengarah peralihan isu atas kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Aceh dan mengarah kepada ujaran kebencian praktek adu domba antara masyarakat Aceh dengan Ulama dan kalangan Ulama keturunan Habib.

“Kami mantan Mahasiswa dan Aktivis Milenial Aceh meminta kepada kelompok Demontrasi tersebut serta pihak pihak tertentu sebagai aktor sutradara Intelektual demo tersebut, tolong jangan coba coba main api dengan ‘Politik Adu Domba’ ditengah rakyat Aceh,” ujarnya.

Lanjutnya, mari kita menghormati Demokrasi yang sehat dan kondusif tanpa membentur kalangan keluarga besar Habib di Aceh maupun luar daerah dengan Ulama Aceh, “Alhamdulillah masih kompak dan bersatu dalam menegakkan dan memperjuangkan Agama Islam di Aceh hingga ke Seluruh Nusantara,” ucap Ishak.

BACA JUGA...  Jelang Dilantik, SPS Aceh Gelar Rapat Persiapan

Ia menjelaskan, semenjak Kesultanan Aceh Darussalam lahir berdasarkan Historis Sejarah Aceh dan hingga pasca Indonesia Merdeka, hubungan persaudaraan Habib dan Ulama Aceh bagaikan suatu tubuh, jadi jangan sekali lagi kami ingatkan kepada pihak pihak tertentu yang suka buat kegaduhan dan provokasi jangan coba coba merusak tatanan kehidupan berbangsa, beragama dan bernegara serta berdemokrasi di Republik Indonesia.

Mereka itu jelas seperti kelompok binaan kelompok tertentu di Aceh, dulu kita lihat praktek demontrasi kontroversi tersebut sering dilakukan di Tugu Monas Jakarta dan Bundaran HI Jakarta, sebut aktivis milenial ini.

“Janganlah buat demontrasi bodoh dan adu domba ditengah kehidupan rakyat Aceh, kalian telah menyudutkan mahasiswa dan rakyat Aceh dengan memakai seragam yang menyerupai baju almamater mahasiswa Universitas yang ada di Aceh, seakan akan itu murni dilakukan oleh Mahasiswa,” ucapnya.

Ishak menambahkan, ini jelas jelas aksi demonstrasi tersebut pasti ada pihak pihak tertentu yang menungganginya untuk bermain di Aceh.

“Jelas jelas sekali terdeksi aksi mereka menyampaikan pendapat dimuka umum sebagai hak kemerdekaan memberi pendapat dimuka umum, sangat menyudutkan Ulama Aceh dan keturunan Habib yang sangat dihormati dan disegani dalam kehidupan tatanan rakyat Aceh,” sebutnya.

BACA JUGA...  Kepala DPMG Abes : Di Gampong Banyak Yang Bermain, Kiban Cara Beuabeh Peng

jadi sekali lagi kami ingatkan jangan coba kalian membangun narasi untuk membenturkan dengan kalangan keluarga besar ulama Aceh dan keluarga besar Habib di Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya, tegas Ishak.

Karena aksi tersebut berpotensi mengarah kepada upaya untuk menghancurkan keadaan, kerukunan beragama, ketertiban masyarakat dan ketentraman serta kedamaian di Aceh dengan membenturkan ulama Aceh dan ulama luar Aceh seperti saudara kita Habib Rizieq Shihab, tandasnya.

Dirinya meminta kepada penegak hukum (polisi) tindak tegas aksi aksi tersebut, supaya tidak terjadi permusuhan antar sesama tokoh agama ditengah rakyat Aceh yang cinta damai dan sangat toleransi serta menghormati perbedaan perspektif sudut pandang dalam sebuah sistem Demokrasi di Indonesia.

Bila kita selaku manusia suka atau tidak suka kepada seseorang warga negara di Republik Indonesia boleh boleh saja, itu jelas sifat manusiawi akan tetapi jangan coba menjustifikasi dengan menyebarkan benih benih ujaran kebencian antara sesama manusia dan rasisme dengan upaya melakukan suatu tindakan aksi Provokasi dibalik Aksi Demontrasi itu, terangnya.

BACA JUGA...  Guna Terhindar dari Narkoba dan Sex Bebas bagi KB FKPPI, Kodim 0105/Abar Undang dr. Syuhada

Tapi narasi dan etika serta harus beradab kalimatnya baik mendukung atau tidak suka atau mendukung kepada seseorang dengan wajib menjaga juga kaidah bahasa, sesuai butir dalam landasan Ideologi Pancasila, sebut lagi Ishak.

Kami mantan Mahasiswa dan Parlemen Jalanan serta perwakilan Aktivis Milenial Aceh, tentu sangat mengutuk aksi itu Biadab Demontrasi tersebut yang coba coba mengadu domba Ulama Kharismatik Aceh dengan Ulama Habib, baik di Aceh dan seluruh daerah Indonesia, kecamnya.

Apalagi tambahnya, perjuangan Ummat Islam sangat berpengaruh besar dalam berjuang untuk merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia dari Kaffe Penjajah Hindia Belanda, baik di Aceh maupun daerah lain di Indonesia .

“Aceh ini jangan di Adu Domba dengan isu Politik Belanda Keubah antara Ulama Aceh dengan Ulama Keturunan Habib, Geu Azeub dan Murka Le Allah SWT, keumah keuh hai pengikut dajjal,” Kesalnya Ishak, aktivis Melenial Aceh asal Bireuen ini.(*).

Berita Terkait

Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 
Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA
80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:13 WIB

Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Selasa, 3 November 2026 - 16:45 WIB

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB