Sebagaimana diketahui, sebanyak 150 imigran etnis Rohingya berada di kapal tersebut terdiri 79 wanita dewasa, 13 laki-laki dewasa serta anak-anak berusia di bawa 10 tahun sebanyak 59 orang.
Para pengungsi itu, sebelumnya ditolak habis-habisan oleh masyarakat Labuhan Haji termasuk tokoh masyarakat setempat Hernanda Taher, mantan anggota DPRK Aceh Selatan.
Dari jumlah imigran Rohingya yang takut dikejar-kejar junta Militer Myanmar yakni, 11 orang di antaranya telah dievakuasi sebelumnya lantaran sakit dan kini mereka masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD dr. Yuliddin Away Tapaktuan.(Maslow Kluet).





