Ilmu Jurnalistik di Tingkat Sarjana Kian Mendesak: Pilar Profesi yang Teruji Ilmiah

Rabu, 9 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH | MA — Pendidikan jurnalistik di tingkat sarjana dinilai semakin mendesak di tengah maraknya praktik jurnalisme instan dan derasnya arus informasi. Para tokoh pers nasional dan praktisi media menilai bahwa pembekalan akademik yang sistematis sangat penting untuk membentuk jurnalis yang profesional dan berintegritas.

Hal tersebut disampaikan dalam rilis pers yang diterima redaksi media ini pada Selasa (8/4).

BACA JUGA...  Terlibat Miras, Penganut Kristen Minta Dihukum Secara Islam

Ketua Umum Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI), Wilson B. Lumi, menyatakan bahwa jurnalisme tidak cukup hanya dipahami sebagai keterampilan teknis. “Jurnalisme bukan sekadar kemampuan menulis atau menyunting berita. Ia adalah ilmu, seni, dan tanggung jawab moral dan sosial yang menuntut pembentukan karakter serta kapasitas intelektual,” ujarnya.

Pengamat Pers Nasional, Muktarruddin Usman, menegaskan bahwa pendidikan jurnalistik di perguruan tinggi merupakan benteng utama dalam menjaga profesionalisme media.
“Jurnalis yang tidak pernah bersentuhan dengan teori jurnalistik, komunikasi, kode etik, dan sejarah pers akan mudah tergelincir menjadi alat propaganda atau penyebar berita sensasi,” katanya.

BACA JUGA...  Jelang Dilantik, SPS Aceh Gelar Rapat Persiapan

Senada dengan itu, wartawan senior asal Aceh, Maslow Kluet, menilai bahwa tantangan terbesar industri media saat ini bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari krisis kepercayaan publik. “Ilmu jurnalistik di level sarjana memberikan kerangka berpikir logis dan tanggung jawab moral yang kuat. Itu tak bisa digantikan oleh pengalaman lapangan semata,” ucapnya.

BACA JUGA...  Dayah Darul Wustha Asel Laksanakan Haul Abuya Syech H. Abdul Hamid

Berita Terkait

Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 
Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA
80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:13 WIB

Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Selasa, 3 November 2026 - 16:45 WIB

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB