HUT SPS ke-80 di Riau: Kebenaran, Kepercayaan, dan SDM Jadi Kunci Masa Depan Media

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan utama pers bukan terletak pada kecepatan semata, melainkan pada kredibilitas. Ketika ruang digital dipenuhi informasi yang sering kali sulit diverifikasi, media profesional justru dituntut tampil sebagai jangkar kepercayaan publik.

Sementara itu, Mohammad Hasbi dari SPS Pusat menyoroti realitas yang sedang dihadapi perusahaan pers. Menurutnya, industri media saat ini tidak hanya menghadapi perubahan teknologi, tetapi juga perubahan perilaku audiens dan model bisnis yang selama puluhan tahun menjadi penopang keberlangsungan media.

BACA JUGA...  KPA: Rakyat Aceh Rindukan Bendera Alam Peudeung

“Industri media sedang mengalami banyak problem yang mengganggu cara bisnis yang selama ini berjalan. Ke depan, pertanyaannya bukan hanya bagaimana membuat konten, tetapi bagaimana membangun trust dan siapa yang dipercaya,” katanya.

Hasbi menegaskan bahwa trust kini telah menjadi aset paling berharga dalam industri media. Kepercayaan bukan hanya nilai moral, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan komersial yang menentukan keberlanjutan sebuah perusahaan pers.

BACA JUGA...  Siaga, ‘Siluman Penghisap Bensin’ di SPBU Bireuen

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Hasbi juga memberikan pesan khusus kepada mahasiswa agar mulai membangun networking atau jejaring sejak dini. Menurutnya, kemampuan menjalin hubungan profesional akan menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.