Bagi HIM, Anak muda sekarang punya partisipasi yang tinggi dalam mengawal aspirasi serta memiliki kreatifitas dalam penguatan ekonomi digitalisasi.
“Aceh memiliki potensi pertanian yang memiliki Kontribusi Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 30 persen. Sektor pertanian juga paling banyak menyerap tenaga kerja, maka harus diberikan suatu keberpihakan bagaimana rakyat diberi akses permodalan,” ujar Sekjend Forum Keprihatinan untuk Aceh (FORKA) itu.
Menurutnya, jika produktivitas pertanian naik lewat permodalan yang diberikan, maka penyerapan lapangan kerja di sektor tersebut juga akan meningkat.
Dimana, untuk mengembangkan pertaniannya maka harus didampingi bank perkreditan rakyat syariah yang tidak ada bunga, tapi sistem bagi hasil. Sehingga nantinya bisa ekspor tidak hanya antar pulau, tapi ke luar negeri, ungkap HIM.
Tak hanya itu, selaras dengan syariat Islam yang ada di Aceh, sejumlah program akan HIM perjuangkan seperti insentif guru ngaji, permodalan bagi santri dan lulusan madrasah, bantuan permodalan bagi kaula muda pengusaha milenial.
Sebagai Direktur Tim Penangan Nasional (TPN) Ganjar Mahfud, HIM juga meminta agar masyarakat Aceh dan seluruh relawan bersama-sama memenangkan Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD.





