Harapan Presiden Indonesia Jadi Produsen Teknologi
Mediaaceh.co.id – (Jakarta), Presiden Joko Widodo berharap di hari Kebangkitan Teknologi dimanfaatkan sebagai momentum untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen teknologi.
Beliau berkata ini adalah momentum untuk mempercepat kedaulatan teknologi kita dan menjadikan kita sebagai produsen teknologi. Pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke 26 dengan tema “Integrasi Riset untuk Indonesia Inovatif: Digital, Green, Blue Economy”.
“Ada ratusan ribu peneliti dan inovator yang kita miliki dan juga ribuan diaspora peneliti kelas dunia, Kekuatan ini lah yang harus dikonsolidasikan,”. ujarnya dalam siaran channel YouTube (BRIN) Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Presiden meminta BRIN segera mengkonsolidasikan dan mengintegrasikan kekuatan riset dan inovasi nasional.
BRIN melanjutkan, harus memburu inovasi dan teknologi yang dihasilkan oleh para inovator dan peneliti untuk diinkubasikan diterapkan dan diindustrikan.
Harus berani memotori akuisisi teknologi maju yang belum kita miliki dan kemudian mengembangkannya, Mungkin saja teknologi yang kita butuhkan belum diproduksi dalam negeri, BRIN harus menyiapkan strategi akuisisi yang cepat dan akurat,” ujarnya.
“Saya yakin dengan adanya pasar Indonesia yang besar dan juga kekayaan SDA yang berlimpah kita mempunyai leverage yang kuat untuk bernegosiasi. Cari gimana cara untuk melakukan akuisisi teknologi secara murah dan menjadikan kita sebagai produsen teknologi yang mandiri”. imbuhnya.
Presiden mengatakan “BRIN harus mampu mengorkestrasi SDM, infrastruktur, program, dan anggaran agar menjadi kekuatan besar untuk menghasilkan karya nyata yang menyejahterakan rakyat,” katanya.
BRIN juga harus segera menyinergikan peneliti-peneliti di lembaga-lembaga pemerintah dan swasta, perusahaan rintisan teknologi, dan yang lainnya. tambahnya.
Presiden mengatakan”Walaupun kita sedang fokus untuk menangani pandemi COVID-19, utamanya varian delta, namun kita harus melakukan reformasi struktural untuk membangun kemajuan Indonesia ke depan”.
Presiden juga mengumumkan pentingnya peran teknologi dalam hilirisasi industri dalam negeri ini, upaya untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya dan peluang kerja melalui pengembangan industri hilir.
Menurut Presiden, Dukungan teknologi juga dibutuhkan untuk meningkatkan kelas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di semua sektor.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















