Pulau Kayu Kembangkan Kearifan Budaya Lokal

Selasa, 29 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keuchik Pulau Kayu, Mukhlis Sastria diabdaikan bersama grup Bijeh Sinar Abdya

Keuchik Pulau Kayu, Mukhlis Sastria diabdaikan bersama grup Bijeh Sinar Abdya

Abdya (MA) Kearifan budaya lokal di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, kini terus mendapatkan perhatian, salah satunya kesenian Rapa-I Geleng yang akan dijadikan modal dasar untuk membangun sektor pariwisata.

Untuk itulah, pemerintah Gampong Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, kabupaten setempat mulai konsisten melakukan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan budaya kesenian Rapa-i Geleng tersebut.

Keuchik Gampong Pulau Kayu, Mukhlis Sastria mengatakan, aktivitas melestarikan, pemeliharaan dan berbagai aktivitas kesenian dan kebudayaan lainnya yang sedang terus digiatkan tersebut merupakan upaya besar agar budaya lokal bisa menjadi daya tarik utama sektor pariwisata.

BACA JUGA...  Nekat.! Pria di Aceh Tega Pukul Istri Akibat Tak Dipinjami Hp

“Budaya jangan diartikan sangat sempit, seperti manuskrip atau tradisi lisan semata. Etos kerja, dan karakter masyarakat pun juga menjadi bagian dari budaya, salah satunya kesenian Rapai-i Geleng ini,” kata Mukhlis.

Agar cita-cita tersebut dapat tercapai, lanjut Mukhlis, maka perlu diciptakan kesadaran dan rasa saling pengertian dalam berbudaya. “Keanekaragaman budaya yang ada saat ini dapat terus hidup di masyarakat tanpa khawatir adanya pengaruh globalisasi, itu salah satu tekat kita,” tegasnya.

BACA JUGA...  Polres Aceh Utara Donor Darah Pada Hari Jadi Humas Polri Ke-74

Menurunya, Rapa-i Geleng, merupakan budaya yang dapat menyesuaikan diri di era globalisasi. Makanya, identitas kearifan lokal tetap terjaga. “Selain Rapa-i kita juga akan kembangkan sejumlah kesenian budaya lainnya,” kata Mukhlis.

Diketahui, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Abdya mengembangkan kembali budaya lokal Rapa-i Geleng dengan menggelar Rapa-i Geleng massal dengan peserta 2.019 orang penari dari seluruh gampong dalam kabupaten setempat. Kegiatan itupun mendapat respon yang cuku positif dari masyarakat.(TM).

BACA JUGA...  Akibat Cuaca Ekstrem Disertai Hujan Deras, Pohon Tumbang dan Tembok Penahan Tebing Roboh

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB