Rapat dipandu oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Abdullah. Ia mengatakan, rapat ini membahas persiapan yang harus dilakukan guna mensukseskan program upaya pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi termasuk dukungan anggaran dari semua pihak yang terlibat.
“Sesuai rencana, vaksinasi tahap awal diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes), dan vaksinasi secara simbolis akan dilakukan pertama kalinya kepada Bupati, Forkopimda, termasuk Kepala Dinas Kesehatan,” ujar Abdullah.
Rapat koordinasi itu, untuk mengetahui kesiapan dari Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Aziz, SKM mengungkapkan kesiapan terhadap pelaksanaan vaksinasi sudah diangka 70 sampai 80 persen.
“Sebanyak 96 tenaga kesehatan sudah dilatih langsung di provinsi. Sebagai informasi, Vaksin akan tiba di Kabupaten Aceh Tamiang pada tanggal 15 Februari 2021. Oleh karena itu, segala persiapan seperti Pengamanan dari unsur TNI dan Polri dan petugas, sudah kita siapkan. Batasan umur yang akan divaksin dari 18 sampai dengan 59 tahun,” terangnya menyatakan kesiapan.
Selanjutnya, jalannya rapat diambil alih oleh Dr. Catur Hariyati selaku Staf Ahli. Ia menyampaikan, dalam rapat ini bersama-sama berfokus mencari solusi terkait pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang dinilai oleh masyarakat, bahwa vaksin ini sangat berbahaya.



