Hadang Informasi Hoaks, Pemkab Gelar Rapat Vaksinasi Aman

Membenarkan hal tersebut, Zulfiqar, SP yang saat ini ditugaskan menjabat sebagai Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan turut menyampaikan isu keresahan ditengah masyarakat tentang vaksinasi Covid-19. Zulfiqar mengungkapkan, masyarakat tidak sepenuhnya percaya dan menganggap vaksin tersebut berbahaya sehingga menyebabkan mereka takut untuk divaksin.

Untuk mensuksekan vaksinasi ini, perlu dilakukan pendekatan-pendekatan persuasif, namun terlebih dahulu sosialisasi mengenai hal ini harus sampai terlebih dahulu ke masyarakat sampai ke level terbawah.

BACA JUGA...  Tolak Sistem Pemilu Coblos Lambang Partai, Kader Demokrat ini Daftar Ke MK

Dan itu harus dikampanyekan, perlunya dibentuk kader-kader pada setiap wilayah agar informasi seputar Vaksinasi Covid-19 sampai. Kader-kader inilah yang nantinya menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mensukseskan program ini dengan harapan dapat mencegah dan memberikan ketahanan imun bagi masyarakat sehingga terbebas dari Covid-19.

Syamsul Rizal, S. Ag turut menambahkan, selaku Kepala Dinas Syari’at Islam, Ia meminta dan berharap agar masyarakat jangan takut dan jangan mendengar berita-berita hoax tentang Vaksin Sinovac.
“Fatwa MUI telah menyatakan Vaksin Sinovac halal dan telah teruji dari BPOM,”ujarnya.

BACA JUGA...  Polresta Deli Serdang Beri Pengamanan Anggota Delegasi Negara W-20

Sebelum menutup pertemuan, Dr. Catur Hariyati menegaskan bahwa Dinas Kesehatan harus menyiapkan SOP dan strategi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat mengerti dan paham akan pentingnya vaksin ini.
“Tahap awal ini memang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, namun akan ada tahap kedua dan selanjutnya, sehingga seiring dengan pelaksaan tahap pertama alangkah baiknya, memberikan sosialisasi ke masyarakat sehingga pelaksanaan selanjutnya dapat berjalan lebih efektif,” ujar nya sebelum menutup rapat.