Guru SDN 3 Gandapura Sukses Bangun Ekonomi Kreatif Untuk Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (MA) – Seorang guru PNS SDN 3 Gandapura Bireuen Leni Nurjannah sukses bangun ekonomi kreatif untuk sejumlah siswa sekolah dan mahasiswa dengan berjualan lewat media sosial.

“Keuntungan rata-rata Rp.700.000/perminggu”. Kata Leni pada mediaaceh.co.id, Sabtu (31/10/2020).

Jualan online yang digelutinya itu sudah berlangsung sejak enam Tahun lalu sebelum dirinya lulus menjadi PNS Tahun 2018, awalnya dia hanya coba-coba membeli barang unik, barang-barang yang menarik di aplikasi jual beli online untuk keperluan pribadi nya.

Kemudian karena banyak yang menyukai barang yang dia gunakan, lalu orang-orang meminta jasanya untuk memesan barang tersebut. “Karena biasanya jika membeli barang online secara individu berat di ongkos kirim dan jumlah barang,’ ujar Leni.

Melihat adanya peluang, Leni punya ide untuk membangun jaringan pasar yang lebih luas, sudah ada puluhan siswa sekolah dan mahasiswa yang menjadi dropshiper (penampung barang yang kemudian menjualnya kembali).

BACA JUGA...  Dailami Buka Pelatihan Penerapan CHSE di Damaran Baru

Dikatakan Leni barang tersebut adalah aksesoris kekinian atau sejumlah alat-alat multifungsi seperti botol minuman, Softcase, kalung, gelang, kacamata, pulpen, alat-alat belajar, alat kosmetik, dan barang lainnya khususnya yang disukai oleh kaum perempuan.

Para dropshiper menjual barang dengan harga yang mereka tentukan, namun Leni mengedukasi mereka agar jangan melebihi harga di pasaran.

Leni menambahkan biasanya anak sekolah ketika sudah beli barang-barang suka tunjukin ke orangtuanya, tunjukin ke adik atau kakaknya dirumah. Setelah itu adik atau kakaknya ikutan suka, karena harga yang terjangkau akhirnya ikutan beli.

BACA JUGA...  Mendukung Swasembada Pangan, PT PIM dan PT PEMA Lakukan Kerjasama untuk Pasokan Gas Bumi WK “B” 

Leni membongkar kunci sukses nya dalam mencari barang online yang pontesial jika di pasarkan, “Kunci utama barang itu harus kekinian, menarik dan unik, kedua harus multifungsi, ketiga jual dengan harga terjangkau. Karena harga mahal tidak menjamin barang cepat habis,” tandasnya.

Sambungnya, mereka dropshiper menjual tanpa modal, modal mereka hanya menyebar foto barang ke media sosial, grup kelas, grup organisasi, dan grup pengajian.

Menghadapi masa pandemi Covid-19 permintaan barang-barang yang kita jual terus meningkat. Namun beberapa orang tua dari pelajar dropshiper tersebut seperti buruh, pedagang kantin sekolah, tukang becak kemampuan ekonomi nya menurun drastis. “Sedih melihat orang tua mereka yang menjadi pedagang di kantin sekolah, karena tatap muka di sekolah saat itu baru baru di mulai pertengahan September kemarin”. Ujar Leni dengan nada sedih.

BACA JUGA...  Bupati Garansi Keamanan Iklim Investasi di Aceh Tamiang

Tetapi Allhamdulillah dengan kerja keras dan kegigihan mereka anak-anak itu ada yang sudah mampu membantu memperbaiki dan kembali membangkitkan ekonomi keluarganya.

“Beberapa siswa sudah mandiri gak minta jajan lagi sama orang tuanya, ada yang sudah beli Android sendiri, ada yang membayar SPP kuliah sendiri, ada yang sudah buka toko online sendiri, ada juga anak yang tabungan nya diberikan ke orang tua agar bisa dagang lagi di kantin sekolah,” pungkasnya.

Kesibukan Leni berjualan online tidak sekalipun mengabaikan tugasnya sebagai guru, karena ketekunannya dia dipercaya oleh kepala sekolah untuk menjadi wali kelas dan pembuat laporan-laporan penting disekolah.(MRZ).

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026
Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Rabu, 9 September 2026 - 19:41 WIB

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat

Sabtu, 5 September 2026 - 17:11 WIB

Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Danrem 011/LW Tegaskan Disiplin Personel

Selasa, 29 Sep 2026 - 11:59 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat diserahkan potongan beras kenta oleh pihak Yayasan Buddha Tzu Chi pada acara peresmian Huntap di Gampong Alue Papeun, Senin, (28/9).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:42 WIB

RAGAM BERITA

FOSKADJA Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026-2029

Senin, 28 Sep 2026 - 22:19 WIB

Bunda PAUD Julok, Ny. Raudhatul Jannah, berfoto bersama anak-anak PAUD/TK menyaksikan kegiatan Edukasi dan Simulasi Keselamatan Kebakaran Sejak Dini di Stadion TM Djafar Kuta Binjei, Kec. Julok, Aceh Timur, Kamis (24/9).

EDUKASI

PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak

Senin, 28 Sep 2026 - 20:20 WIB

Kepala Cabang BPJS Tapaktuan Mahmul Ahyar didampingi pejabat dan staf poto bersama dengan wartawan, seusai NGOBAM di Kantor BPJS Jalan Jendral Sudirman Tapaktuan, (28/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Senin, 28 Sep 2026 - 20:12 WIB