Bupati Garansi Keamanan Iklim Investasi di Aceh Tamiang

  • Bagikan

 34 total views,  1 views today

Bupati Garansi Keamanan Iklim Investasi di Aceh Tamiang

KUALASIMPANG (MA) – Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, MKn menjamin keamanan bagi para investor dan iklim investasi diwilayah hukum kekuasaanya. Demi kemajuan, kemakmuran dan menumbuh kembangkan ekonomi diwilayah timur perbatasan provinsi Aceh.

Begitu penegasan Bupati, pada mediaaceh.co.id. Rabu, 6 Oktober 2021 pada Pertemuan Koordinasi Survei Seismik 3D Pulau Panjang-Sungai Buluh Komplek. Di aula Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tamiang.

Pertemuan yang diinisiasi PT. Pertamina EP itu, bertujuan untuk mensosialisasikan rencana kegiatan survei seismik yang akan dikerjakan beberapa waktu mendatang.

“Kita menjamin keamanan bagi para investor dan iklim investasi yang melakukan aktifitas keuangannya di Aceh Tamiang, sebagai upaya mendorong prospek ekonomi di wilayah timur Aceh,” Jelas Mursil.

Dalam acara itu, Bupati didampingi Sekda; Asra menyebut, Pemkab mendukung penuh rencana survei yang akan dikerjakan nantinya.

Dia berharap, survei itu akan menemukan cadangan migas baru yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat ujung timur Aceh ini.

“Kami bersama Forkopimda mendukung penuh kegiatan ini. Saya berdoa, semoga di Aceh Tamiang ditemukan cadangan migas baru yang jadi Arun kedua bagi Aceh,” Sebutnya yang diamini para hadirin.

Guna memperlancar kegiatan, Bupati Mursil meminta para Camat dan aparatur keamanan mengawal langsung sembari memastikan survei seismik berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Bupati bahkan menggaransi keamanan dan kenyamanan pelaksanaannya.

“Terhadap kegiatan ini, saya menjamin 100% keamanan dan kenyamanannya. Tidak boleh ada gangguan bagi para investor dalam membangun Aceh Tamiang,” Tegasnya berulang kali.

Sementara itu, Bayu Eko Suseno, Kabag Humas Elnusa yang menjadi pemateri sosialisasi menerangkan, di Aceh Tamiang, kegiatan survei seismik akan mencakup 11 Kampung pada Kecamatan Rantau dan 7 kampung di Kecamatan Seruway.

Lebih lanjut Bayu juga mengungkapkan, bahwa kegiatan serupa juga akan dilakukan di tingkat Kecamatan dan Kampung guna membahas kompensasi yang akan diberikan, bagi lahan masyarakat yang tercakup dalam areal survei.

“Nanti kepada masyarakat akan kami sosialisasikan tahap kegiatan ini, sekaligus membahas besaran kompensasi yang akan diterima oleh masyarakat sesuai ketentuan yang dikeluarkan Pemkab Aceh Tamiang. Misalnya, terkait tanaman tumbuh masyarakat bahkan biaya perbaikan bangunan masyarakat”, jelasnya.

Penamaan proyek ini berdasarkan ditemukannya jalur cadangan migas pada suervei awal di Pulau Panjang-Sungai Buluh, Langkat – Sumatera Utara, yang membentang hingga ke Kecamatan Seruway yang kemudian membentuk suatu komplek dalam satuan kegiatan geologis.

Pertemuan ini tampak diikuti Ketua DPRK Supriyanto, unsur Forkopimda, sejumlah Kepala SKPK, Manager Exploration Planing dan Regional 1 Pertamina EP, Camat Rantau, Oki Kurnia, Camat Kecamatan Seruway, M. Hans Marta Kesuma, dan Kepala BPN Aceh Tamiang, Ramli.

Diakhir acara, sebagai bentuk komitmen PT. Pertamina EP dan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, dilakukan penandatanganan Berita Acara Survei Seismik 3D Pulau Panjang-Sungai Buluh Komplek. [Syawaluddin]

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...