Gerak Cepat Dinkes Aceh Tengah Lakukan Fogging di Kampung Blang Kolak II

Satu unit mobil P2P Dinkes Kabupaten Aceh Tengah bersama Tim Fogging sedang malakukan Pengasapan dijalan Protokol Panglime Aman Dimot/Yossudarso Kampung Blang Kolak II, Senin (3/6/2024).

TAKENGON (MA) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Tengah melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melakukan langkah gerak cepat dengan melakukan pengasapan (fogging) di setiap dusun dan lorong di Kecamatan Bebesen, khususnya di wilayah Kampung Blang Kolak II, Senin (03/6/2024). Langkah ini bertujuan untuk membunuh nyamuk pembawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dalam pelaksanaan fogging tersebut, Dinkes Kabupaten Aceh Tengah menurunkan satu unit mobil P2P beserta alat fogging dan empat staf dari Dinkes, dua staf dari UPTD Puskesmas Bebesen yaitu Riana, S.Keb dan Jamilah, S.KM, bidan desa Kampung Blang Kolak II yaitu Ovani Maulana, Amd.Keb, Sastri Beru Ayu, Amd.Keb, dan lainnya, serta didampingi oleh aparatur kampung dan para kepala dusun setempat.

Riana, S.Keb, salah seorang bidan dari UPT Puskesmas Bebesen, menyatakan bahwa fogging ini merupakan langkah pencegahan terhadap meningkatnya kasus DBD di masyarakat, khususnya di Kampung Blang Kolak II. “Apa yang kita lakukan hari ini yaitu fogging, ini adalah salah satu langkah pencegahan terhadap semakin meningkatnya kasus DBD yang terjadi di masyarakat, khususnya dalam wilayah Kampung Blang Kolak II,” ucap Riana.

Menurut Riana, khusus di Kecamatan Bebesen, temuan kasus DBD tertinggi ada di Kampung Blang Kolak II dengan 10 kasus hingga pertengahan tahun 2024, sedangkan tahun 2023 lalu terdapat 11 kasus hingga akhir tahun.

BACA JUGA...  Renovasi RTLH Dalam Program TMMD Juga Dibantu Warga Setempat

“Kalau ini tidak diantisipasi dengan langkah-langkah pencegahannya, tidak tertutup kemungkinan kasus DBD di Blang Kolak II bisa saja bertambah,” tambahnya.

Riana juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara menimbun barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat bersarang dan berkembang biaknya nyamuk pembawa penyakit DBD.

Selain itu, ia mengharapkan setiap rumah memiliki Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) untuk menjaga kebersihan dan mengawasi perkembangan jentik nyamuk, terutama dalam menghadapi musim penghujan.

Bidan Desa Kampung Blang Kolak II, Ovani Maulana, Amd.Keb, didampingi Sastri Beru Ayu, Amd.Keb, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah dan UPTD Puskesmas Bebesen atas gerak cepat dalam menangani temuan kasus DBD.

BACA JUGA...  Hendak Kibarkan Bulan Bintang Di Puncak Burni Telong, 5 Pemuda Ditangkap

“Kami sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinkes Kabupaten Aceh Tengah dan UPTD Puskesmas Bebesen yang telah melakukan fogging sebagai langkah mencegah penyebaran kasus DBD, utamanya di Blang Kolak II,” pungkas Ovani Maulana, Amd.Keb.(KN/AT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *