Gempar: Keterlibatan Juha dalam perkara Din Minimi dipertayakan

Rabu, 27 Januari 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERAMBINEWS.COM, IDI – Ketua LSM Gerakan Masyarakat Partisipatif (GeMPAR) Auzir Fahlevi SH, mempertanyakan keterlibatan Juha Christensen dalam proses pemberian amnesti terhadap kelompok Din Minimi.

Mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka Nurdin Ismail alias Din Minimi (kiri) bersama fasilitator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen
Mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka Nurdin Ismail alias Din Minimi (kiri) bersama fasilitator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen

Menurut Auzir, keterlibatan Juha Christensen dalam wacana pemerintah pusat yang akan memberikan amnesti terhadap kelompok Din Minimi patut dipertanyakan. Pasalnya, posisi Juha sebagai warga negara asing dan bukan representasi lembaga pemerintah Republik Indonesia.

BACA JUGA...  Hj Nurjanah Ali Buka Jambore PKK Se Kabupaten Bireuen Tahun 2019

“Justeru keterlibatan Juha akan mengganggu sinergisitas dan harmonisasi lintas kelembagaan karena proses verifikasi amnesti seyogyanya dilakukan oleh Kemenkumham RI, termasuk soal pendataan anggota Din Minimi semestinya dilakukan oleh pihak Kepolisian,” kata Auzri dalam rilis pers yang diterima Serambinews.com, Selasa (26/01/2016).

Tindakan personal Juha, menurut Auzir, semakin melecehkan institusi negara yang ada di pusat dan di Aceh, terkesan persoalan kelompok Din Minimi adalah persoalan dunia internasional, padahal kasusnya itu hanya persoalan perjuangan keadilan yang ditujukan kepada pemerintah Aceh yaitu gubernur dan wakil gubernur Aceh.

BACA JUGA...  Bupati Bireuen: Jalan Tembus Alue Limeng-Cot Meugo Dibangun Tahun 2019

“Persoalan Din Minimi yaitu persoalan perjuangan keadilan yang ditujukan kepada pemerintah Aceh yaitu gubernur dan wakil gubernur Aceh. Jadi tidak ada kaitannya dengan perlawanan terhadap pemerintah RI, menurut kami keterlibatan Mr Juha akan menjadi tidak sehat dan memberikan kesan seolah-olah tidak ada pihak baik di Aceh maupun pusat yang bisa melakukan hal itu, ” ujarnya.

BACA JUGA...  Gubernur Aceh Bertemu Menkopolhukam, Bahas Apa?

Kami mengingatkan Mr Juha agar tidak bermain-main dan mencari sensasi di Aceh, pinta Auzir. (Nil)

Berita Terkait

PESAWAT: Informasi Harus Terverifikasi
Tiga Figur Dinilai Layak Pimpin DPRA, Ini Kata Abu Salam
Pemulihan Lamban, Korban Banjir dan Longsor Aceh Sorot Kinerja Satgas Bencana
Masyarakat Sabang Menyesalkan Pejabat BPKS Yang Telah Dikeluarkan Kini Masuk Lagi
Abu Salam Kunjungi SPS Aceh, Bahas Sinergi Pers dan Investasi
Mualem Ganti Ketua Beserta Pengurus KPA Wilayah Sabang dan Pulo Aceh
Ketua Satgassus Bireuen Sidak Pupuk Subsidi
Wahyudi Ramadhan Ditunjuk Sebagai Pimpinan Pengcab Aceh Internasional Orientering Kota Sabang

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

PESAWAT: Informasi Harus Terverifikasi

Selasa, 14 April 2026 - 01:01 WIB

Tiga Figur Dinilai Layak Pimpin DPRA, Ini Kata Abu Salam

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:34 WIB

Pemulihan Lamban, Korban Banjir dan Longsor Aceh Sorot Kinerja Satgas Bencana

Jumat, 10 Oktober 2025 - 16:09 WIB

Masyarakat Sabang Menyesalkan Pejabat BPKS Yang Telah Dikeluarkan Kini Masuk Lagi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 02:06 WIB

Abu Salam Kunjungi SPS Aceh, Bahas Sinergi Pers dan Investasi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB