Gempa M 4,9 Picu Longsor Tebing Palasari Cijolang, Garut

BMKG menyebutkan bahwa berdasarkan jenis dan mekanisme kejadian dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini berjenis dangkal akibat aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia. Aktivitas lempeng tersebut menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

“Hingga pukul 08.21 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” tambah Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho yang dikutip dari rilis BMKG, Jumat (21/2).

BACA JUGA...  Lagi, Dua Belas Kecamatan di Aceh Tamiang Dikepung Banjir

Sehubungan dengan kejadian tersebut, masyarakat diimbau untuk tenang dan tidak terpengaruh terhadap isu hoaks. Masyarakat dapat mengakses informasi kegempaan dari institusi resmi BMKG maupun informasi kesiapsiagaan dari BNPB dan BPBD. (Syawaluddin/Red/Rls.KPDIKB-BNPB)