SABANG, (MA) – Satreskrim Polres Sabang berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan dua bersaudara hanya gara-gara uang receh dari hasil angkat barang milik penumpang kapal roro di Pelabuhan Balohan Sabang, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.
Kapoles Sabang AKBP Sukoco dalam konferensi pers yang digelar Selasa (30/12/2025) menjelaskan, Penyelidikan dan Penyidikan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/36/XII/2025/SPKT/POLRES SABANG/POLDA ACEH tanggal 18 Desember 2025 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/30/XII/RES.1.6./2025/Satreskrim/Polres Sabang/Polda Aceh, tanggal 18 Desember 2025.
Kemudian Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/31/XII/RES.1.6./2025/Satreskrim/Polres Sabang/Polda Aceh, tanggal 23 Desember 2025 dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan Nomor: B/SPDP/25/XII/RES.1.6./2025/Satreskrim/Polres Sabang/Polda Aceh, tanggal 24 Desember 2025.
Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan kematian tersebut terjadi pada hari Kamis, tanggal 18 Desember 2025 sekira pukul 19.54 WIB, bertempat di Pelabuhan Balohan yang beralamat di Jurong Ulee Krueng, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang., jelas Kapolres.
Lebih lanjut Kapolres menerangkan, adapun korban dugaan tindak pidana tersebut yaitu seorang laki-laki bernama Agus Maharli bin M. Adut Ali lahir di Sabang 17 Agustus 1995 atau berumur 30 Tahun, warga Jurong Ule Kreung, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh, agama Islam, suku Aceh, warga negara Indonesia.




