TAPAKTUAN | MA — Keberadaan hewan Gajah (Elephant) yang dipelihara BKSDA di kawasan Trumon Aceh Selatan mulai mengusik warga setempat, dalam beberapa bulan belakangan.
Bahkan hewan berbelalai panjang itu, dilaporkan telah mengancam keselamatan penduduk di sekitar kawasan habitat peliharaan.
Salah seorang warga Gampong Kapa Sesak, Kecamatan Trumon Timur, nyaris tewas akibat diserang hewan dilindungi itu, baru lalu.
“Hewan Gajah mengamuk dan menyerang warga yang mencoba menghalau hewan mamalia tersebut ke kawasan hutan,” kata warga Kapa Sesak.
Salah seorang anggota DPRK Aceh Selatan Adi Samridha memberikan tanggapan atas kejadian yang menimpa salah seorang warga tersebut.
Dia menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut yang seharusnya tidak terjadi, kalau BKSDA menanggapi saran yang sudah disampaikan berkali-kali agar Gajah dipindahkan.
“Kita sudah beberapa kali ingatkan BKSDA agar segera memindahkan gajah tersebut, tapi hingga saat ini belum juga ditindaklanjuti,” kata Adi Samridha kepada wartawan di Tapaktuan, Jum’at, (6/1/ 2026).
Menurut mantan Wakil Ketua DPRK Aceh Selatan itu, salah satu solusi untuk mengatasi dan menyelesaikan persoalan gajah tersebut adalah dengan cara memindahkan ke habitatnya yang asli.




