Gajah Ancam Warga, DPRK Aceh Selatan: Segera Pindahkan Ke Habitatnya 

Jumat, 6 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRK Asel Adi Samridha.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Anggota DPRK Asel Adi Samridha.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA — Keberadaan hewan Gajah (Elephant)  yang dipelihara BKSDA di kawasan Trumon Aceh Selatan mulai mengusik warga setempat, dalam beberapa bulan belakangan.

Bahkan hewan berbelalai panjang itu, dilaporkan telah mengancam keselamatan penduduk di sekitar kawasan habitat peliharaan.

Salah seorang warga Gampong Kapa Sesak, Kecamatan Trumon Timur, nyaris  tewas  akibat diserang  hewan dilindungi itu, baru lalu.

BACA JUGA...  HAMAS Terima SK Bupati Aceh Selatan 

“Hewan Gajah mengamuk dan menyerang warga yang mencoba menghalau hewan mamalia tersebut ke kawasan hutan,” kata warga Kapa Sesak.

Salah seorang anggota DPRK Aceh Selatan Adi Samridha memberikan tanggapan atas kejadian yang menimpa salah seorang warga tersebut.

Dia menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut yang seharusnya tidak terjadi, kalau BKSDA menanggapi saran yang sudah disampaikan berkali-kali agar Gajah dipindahkan.

BACA JUGA...  Dayan Albar: Jika Punya SDM Aceh Utara Akan Kembali Bersinar 

“Kita sudah beberapa kali ingatkan BKSDA agar segera memindahkan gajah tersebut, tapi hingga saat ini belum juga ditindaklanjuti,” kata Adi Samridha kepada wartawan di Tapaktuan, Jum’at, (6/1/ 2026).

Menurut mantan Wakil Ketua DPRK Aceh Selatan itu, salah satu solusi untuk mengatasi dan menyelesaikan persoalan gajah tersebut adalah dengan cara memindahkan ke habitatnya yang asli.

BACA JUGA...  Kacabdin Aceh Selatan Tunjuk Rizal Sebagai Plt Kepsek SMA Negeri  1 Trumon, Ini Penyebabnya 

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB