For-PAS Tawarkan Dua Opsi Terkait Penunjukan Plt Direktur Poltas

Pra rapat Forum Peduli Aceh Selatan (For-PAS) tawarkan dua opsi terkait penunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Politeknik Aceh Selatan (Poltas). Pertama melakukan diskusi publik. Kedua melakukan aksi massa atau demontrasi terkait polemik penunjukan Plt. direktur Poltas tersebut. Tapaktuan. Swnin, 14 Februari 2022.
example banner

 88 total views,  1 views today

For-PAS Tawarkan Dua Opsi Terkait Penunjukan Plt Direktur Poltas

banner 325x300

TAPAKTUAN (MA) – Pra rapat Forum Peduli Aceh Selatan (For-PAS) tawarkan dua opsi terkait penunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Politeknik Aceh Selatan (Poltas). Pertama melakukan diskusi publik. Kedua melakukan aksi massa atau demontrasi terkait polemik penunjukan Plt. direktur Poltas tersebut.

Begitu penjelasan T. Sukandi ketua Pembela Tanah Air (Peta) Didampingi Teuku Mudatsir (Cekmu) tokoh masyarakat yang juga aktif sebagai aktifis pemerhati pemerintahan. Kepada mediaaceh.co.id. Senin, 14 Februari 2022 di Tapaktuan.

Beber Sukandi; apalagi saat masyarakat Aceh Selatan terus diramaikan dengan isu yang telah menuai kontroversi terkait penunjukan kadis lingkungan hidup kabupaten Aceh Selatan sebagai Plt. direktur Poltas menggantikan Dr. Muhammad Yasar yang telah habis masa jabatannya beberapa waktu lalu.

Para aktivis dan tokoh termasuk pengurus lama yayasan Poltas telah menggelar rapat Pradiskusi dan melahirkan, Forum Peduli Aceh Selatan (For-PAS) guna mencari solusi penyelesaian tentang kemelut carut – marutnya Yapoltas saat ini.

Bertempat di salah satu cafe di Tapaktuan dan dihadiri para LSM, lembaga pegiat sosial, tokoh masyarakat serta kalangan jurnalis dari beberapa media cetak dan elektronik, terlihat hadir juga beberapa akademisi dan para dosen Yapoltas yang sangat antusias mengikuti jalannya rapat yang digelar secara luring dan daring tersebut.

“Para pendiri awal Yapoltas saat ini merasa tersinggung berat dan menilai penunjukan Plt. direktur Poltas itu sifatnya tidak konstitusional karena melanggar etika yang berdasarkan perundang – undangan yang berlaku di republik ini,” Kata T Sukandi.

Lanjutnya, para pendiri juga mengutus langsung utusannya untuk mengikuti rapat pradiskusi ini, mereka memberikan banyak saran pendapat sebagai masukan kepada forum sekaligus para pendiri siap hadir kapanpun diperlukan demi Yapoltas yang telah mereka dirikan dengan segenap kemampuan mereka dahulunya sampai-sampai merekata mengutip kata-kata sang proklamator Bung Karno, “bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”.

Didampingi Teuku Mudasir, Teuku Sukandi membeberkan, dari hasil rapat pradiskusi tersebut didapatkan dua opsi yang menjadi keputusan secara aklamasi sebagai berikut, opsi pertama adalah melakukan diskusi publik dan opsi kedua melakukan aksi massa atau demontrasi terkait polemik penunjukan Plt. direktur Poltas tersebut.

“Dari kedua opsi ini sebelum ditindak lanjuti akan terlebih dahulu dikomunikasikan pada pemerintah kabupaten Aceh Selatan baik bupati ataupun Sekda, sehingga opsi yang dikira tepat akan dilaksanakan oleh For-PAS,” Jelasnya

Andai nantinya pemerintah kabupaten Aceh Selatan tidak berkenan memilih diantara dua opsi yang ditawarkan forum maka langkah alternatif harus segera dilakukan pemerintah. Sambungnya

“Jika kedua opsi ini ditolak, maka langkah yang dapat diterima oleh forum adalah, dimohon kepada pemkab Aceh Selatan untuk menganulir segera SK Plt dalam waktu yang sesingkat-sesingkatnya atau tiga hari batas maksimumnya,” tegas Sukandi.

Dalam kesempatan yang sama T Sukandi Menyatakan, jika solusi alternatif tidak dapat di indahkan oleh Pemda dalam waktu yang telah ditentukan maka aksi demontrasi akan digelar oleh forum peduli Aceh Selatan dengan melibatkan massa dari berbagai elemen masyarakat dan hal itu telah disepakati secara aklamasi oleh forum.

“Aksi demontrasi itu akan langsung akan dilangsungkan dan saya sebagai korlap sekaligus sebagai penanggung jawab kegiatan.” Pungkasnya. [M. Ilham].

 

banner 325x300
Penulis: M. IlhamEditor: Syawaluddin Ksp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...