Ia juga menyatakan tidak keberatan jika dilakukan audit terhadap pengelolaan dana desa, termasuk dana BUMG, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
“Menurut saya audit itu perlu, sehingga kita bisa mengetahui jika ada kekurangan. Saya juga siap untuk memperbaiki atau menindaklanjuti jika nantinya ditemukan hal-hal yang perlu disempurnakan,” ungkapnya.
Dengan klarifikasi ini, Muhammad Ali berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, serta tetap menjaga kondusivitas di Gampong Cot Kafiraton.(Tim)




