Dugaan Sabotase Limbah Medis di RSUD Muda Sedia Diselidiki

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hal tersebut merupakan dampak langsung dari bencana ekologis dan geometeorologi yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

Dampak Bencana dan Kondisi Infrastruktur

BEBERAPA waktu lalu, wilayah yang menjadi cakupan layanan RSUD Muda Sedia dilanda bencana besar yang berdampak pada 12 kecamatan dari total 210 kampung. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan luas, tidak hanya pada permukiman warga, tetapi juga fasilitas publik, termasuk rumah sakit.

BACA JUGA...  Mahasiswa Geruduk Gedung DPRA dan Gubernur Tolak Kenaikan BBM

RSUD Muda Sedia menjadi salah satu infrastruktur vital yang mengalami kerusakan cukup parah.

Sejumlah bangunan mengalami kerusakan struktural, sementara fasilitas penunjang pelayanan, termasuk unit IPAL, dilaporkan hancur dan tidak dapat difungsikan.

Kondisi tersebut memaksa manajemen rumah sakit untuk tetap menjalankan pelayanan dengan segala keterbatasan yang ada.

Upaya adaptasi dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan, meskipun belum sepenuhnya didukung oleh infrastruktur yang ideal.

BACA JUGA...  Muyassir Ajak Dermawan Bantu Nurbaya Melawan Tumor Otak

“IPAL kami terdampak cukup parah akibat bencana, sehingga belum dapat difungsikan seperti sebelumnya. Saat ini kami masih menunggu proses rehabilitasi dan pembangunan kembali dari pemerintah pusat,” jelas dr. Andika.

Ia menegaskan bahwa proses pembangunan kembali seluruh infrastruktur RSUD Muda Sedia, termasuk IPAL, berada di bawah kewenangan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dalam hal ini, pihak rumah sakit berperan sebagai penerima manfaat dari program tersebut.

BACA JUGA...  Gubernur Jangan Tebang Pilih dan Berpolitik Ekonomi

“Kami hanya sebagai penerima manfaat. Seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pembangunan dilakukan langsung oleh Kementerian Kesehatan. Kami berharap proses ini dapat segera terealisasi agar pelayanan dapat kembali optimal,” tambahnya.

Langkah Investigatif dan Antisipasi

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB