oleh

DPRK Sabang Laksanakan Penyampaian LKPJ dan Qanun RPJM 2017-2022

Sabang (ADC) – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang laksanakan Masa Sidang 2017-2018 dalam rangka Penyampaian LKPJ Walikota Sabang Tahun 2017 dan Rancangan Qanun RPJM Kota Sabang Tahun 2017-2022.

Dalam pidatonya Wakil Walikota Sabang Drs H Suradji Junus, menyampaikan program dan kegiatan yang dilaksanakan merupakan program nasional yang harus dianggarkan pemerintah daerah. tahun disamping program-program lain yang mennadi prioritas pemerintah daerah untuk pembangunan daerah.

Pertanggungjawaban tahun anggaran 2017 kepada DPRK Sabang sudah disampaikan pada tanggal 27 Maret 2017 atau 3 (tiga) bulan sesudah akhir masa anggaran tahun 2017. berkenaan dengan hal tersebut pada tahun 2017 Pemko Sabang, telah menetapkan anggaran pendapatan dan belanja kota dengan rincian sebagai berikut:

Pendapatan sebesar Rp 655.872.541.120,00 realisasi sebesar Rp 646.126.971.835,80 atau 98.51 persen. Belanja Sebesar Rp 702.498.130.890, realisasi sebesar Rp 560.961.544.497,68 atau 79.85 persen.

Selanjutnya alokasi belanja sebagaimana tersebut di atas digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan daerah yang terdiri dari

Pendidikan, alokasi dana sebesar Rp 128.986.224.736 realisasi anggaran sebesar Rp 107.699.150.052 atau 83,50 persen. Kesehatan, alokasi dana sebesar Rp 100.830.743.959 target realisasi anggaran sebesar Rp 87.496.116.619 atau 86,78 persen. Lingkungan Hidup, alokasi dana sebesar Rp 10.617.390.835 realisasi anggaran sebesar Rp 9.148.306.738 atau 86.16 persen. Pekerjaan Umum. alokasi dana sebesar Rp 104.362.544.403 realisasi sebesar Rp 99.367.791.220 atau 51.25 persen. Penataan Ruang alokasi dana sebesar Rp 3.625.050.550 realisasi sebesar Rp 1.857.743.308 atau 51.25 persen.

Perencanaan Pembangunan alokasi dana sebesar Rp 8.979.014.545 realisasi sebesar Rp 7.642.049.977 atau 85,11 persen. Perumahan alokasi dana sebesar Rp 16.904.877.411 target realisasi sebesar Rp 16.751.347.881 atau 99,09 persen. Pemuda Dan Olahraga alokasi dana sebesar Rp 2.852.205.260 realisasi sebesar Rp 1.909.693.587 atau 66,95 persen. Penanaman Modal alokasi dana sebesar Rp 5.043.316.144 realisasi sebesar Rp 4.047.646.974 atau 80.26 persen.

Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah, alokasi dana sebesar Rp 4.413.322.566 target realisasi sebesar Rp 3.646.770.561 atau 82,63 persen. Kependudukan Dan Catatan Sipil, alokasi dana sebesar Rp 3.465.919.465 realisasi sebesar Rp 2.759.360.161 atau 79,61 persen. Ketenagakerjaan alokasi dana sebesar Rp 212.855.000 target sebesar Rp 208.777.100 atau 98,09 persen. Ketahanan Pangan. alokasi dana sebesar Rp. 11.524.473.322 realisasi sebesar Rp 10.396.983.800 atau 90,22 persen. Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, alokasi anggaran sebesar rp 261.179.300 target realisasi sebesar Rp 255.581.650 atau 97.86 persen. Keluarga Berencana Dan Keluarga Sejahtera, alokasi dana sebesar Rp 632.741.756 target realisasi sebesar Rp 474.593.850 atau 75,01 persen. Perhubungan, alokasi dana sebesar Rp 13.227.095.556 target realisasi sebesar Rp 10.758.544.037 atau 81,34 persen

Komunikasi Dan Informatika alokasi anggaran sebesar Rp 4.311.513.249 realisasi sebesar Rp 4.030.520.963 atau 93,48 persen. Pertanahan, alokasi dana Rp 49.959.436 realisasi Rp 43.624.840 atau 87.32 persen. Kesatuan Bangsa Dan Politik Dalam Negeri, alokasi dana Rp 22.548.800.770 realisasi Rp 20.943.697.848 atau 92,88 persen. Pemerintahan Fungsi Penunjang alokasi dana Rp 192.779.751.911 realisasi sebesar Rp 170.721.530.360 atau 88.56 persen. Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, dengan alokasi anggaran Rp 980.814.100 realisasi sebesar Rp 852.394.396 atau 86,91 persen. Bidang Sosial, alokasi anggaran sebesar Rp 7.398.080.763 realisasi sebesar Rp 5.765.915.671 atau 94 persen

Kebudayaan, dengan alokasi dana sebesar Rp 6.446.734.821 realisasi sebesar Rp 5.525.610.554 atau 85.71 persen. Statistik, alokasi anggaran dana sebesar Rp 2.635.627.686 realisasi sebesar Rp 2.406.983.846 atau 91,32 persen. Kearsipan, alokasi anggaran dana sebesar Rp 50.700.560 dengan capaian target realisasi sebesar Rp 40.636.460 atau 80.15 persen. Perpustakaan, alokasi dana sebesar Rp 48.819.000 dengan capaian target realisasi sebesar Rp 40.240.250 atau 82.43 persen. Kelautan Dan Perikanan. alokasi anggaran Rp 23.672.982.136 dengan capaian target realisasi sebesar Rp 13.109.247.449 atau 55.38 persen.

Pertanian, alokasi anggaran rp 2.060.018.000 dengan capaian realisasi sebesar Rp 1.682.983.300 atau 81,70 persen. Pariwisata, dengan alokasi anggaran Rp 7.394.243.820 dengan capaian realisasi sebesar Rp 6.497.122.455 atau 87.87 persen. Industri, alokasi dana sebesar Rp 11.696.215.115 dengan capaian target realisasi sebesar Rp 11.365.773.838 atau 97,17 persen. Urusan Perdagangan. dengan alokasi dana Rp 4.464.914.715 dengan capaian target realisasi sebesar Rp 4.160.934.652 Milyar atau 93.19 persen.

Hadir pada sidang paripurna tersebut antara lain Mupida, Muspida Plus, SKPK, pimpinan Perbankan dan para ketua Organisasi. (Jalal).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..