DPRK Aceh Selatan Bungkam Terkait Temuan BPK

Minggu, 5 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRK Aceh Selatan Jalan Syech Abdurrauf as-Singkili Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Kantor DPRK Aceh Selatan Jalan Syech Abdurrauf as-Singkili Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Namun, berdasarkan keterangan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), pada tahun anggaran yang sama pemerintah daerah tetap merealisasikan pengadaan satu unit mobil dinas senilai Rp1,875 miliar, di samping juga melakukan penyewaan kendaraan dinas. Kebijakan tersebut kemudian memunculkan polemik di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah BPK telah melakukan pemeriksaan dan hasilnya diumumkan kepada publik sebagai bagian dari transparansi pengelolaan anggaran,” kata sumber tersebut.

BACA JUGA...  Terbaik di Kelasnya Jadi Kado HUT Bank Aceh Ke-49

Polemik pengadaan mobil dinas itu turut mendapat perhatian dari kalangan LSM dan praktisi hukum di Aceh Selatan.

Praktisi hukum Muhammad Nasir, SH, MH menilai terdapat perbedaan antara pernyataan pemerintah daerah kepada masyarakat dengan fakta yang tertuang dalam LHP BPK.

Menurutnya, sebelumnya Pemerintahkabupaten Aceh Selatan membangun narasi bahwa Bupati H. Mirwan MS bersama Wakil Bupati H. Baital Mukadis menolak pengadaan mobil dinas baru dengan alasan efisiensi anggaran dan kondisi keuangan daerah.

BACA JUGA...  Eksekutif dan Legislatif Aceh Utara Setujui Anggaran APBK 2024 Rp. 2.569 Triliun 

Namun, temuan BPK menunjukkan kendaraan tersebut tetap dibeli pada Tahun Anggaran 2025, yang menurutnya juga harus melalui persetujuan DPRK sebagai bagian dari pembahasan APBK.

“Kalau benar demikian, ini yang disebut masyarakat sebagai cakap tak serupa bikin. Publik diberi informasi bahwa pengadaan ditolak, tetapi dokumen resmi negara menunjukkan kendaraan itu justru direalisasikan,” ujar Muhammad Nasir kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat (3/7/2026).

BACA JUGA...  Dandim Asel Letkol Faiq Fahmi  Lepas Peserta Marathon 5-K 

Berita Terkait

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Taufik Jadi Plt Sekda Aceh
Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H
Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0
SPPG Malaka di Aceh Selatan Dihentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 
Satu Data, Sasaran Nyata
Teuku Adian Makmur Dilantik 

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

SPPG Malaka di Aceh Selatan Dihentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 

Berita Terbaru

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB