DPR Aceh Desak Pemerintah Bentuk Tim Independen, Terkait Limbah Batu Bara 

Kamis, 1 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tarmizi, SP Ketua Fraksi Partai Aceh DPR Aceh.

Tarmizi, SP Ketua Fraksi Partai Aceh DPR Aceh.

BANDA ACEH (MA) Pencemaran limbah Batu Bara yang kembali terjadi diperairan laut, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat mendapat perhatian khusus dari DPR Aceh, kata Tarmizi, SP Ketua Fraksi Partai Aceh DPR Aceh pada mediaaceh.co.id lewat siaran persnya, Kamis, (1/6/23).

“Saat ini sedang berjalan pansus perizinan di DPR Aceh, Saya selaku pimpinan pansus telah turun ke lokasi pencemaran batu bara,” ujar Tarmizi,SP.

Pihaknya telah memanggil dinas DLHK Aceh Barat dan Nagan Raya, serta PLTU dan PT. Mifa.

“Kita panggil, karena hasil laboratotium lama sekali keluar dan publik menunggu hasilnya. Saat kita panggil ke DPR Aceh, hasil lab disampaikan,” ujarnya.

BACA JUGA...  Menuju 20 Tahun Damai Aceh, Tarmizi Age: Dana Otsus Dikelola Gampong Saja

Namun setelah ada hasil lab, kata Tarmizi, kedua perusahaan tidak ada yang mengakui sebagai pemilik dari batu bara tersebut.

Hasil laboratorium, sebut Tarmizi, menunjukkan karakteristik batu bara mengarah ke PLTU. Namun pihak PLTU meragukan metode pengambilan sampelnya oleh pihak Dinas DLHK.

Sekarang sudah kejadian lagi, “kita meyakini akan terus terjadi. Ada puluhan ton batu bara yang tumpah di laut. Pernah dulu terbalik tongkang pengangkut batu bara milik PLTU, juga batu bara PT. Mifa yang diangkut ke MV selalu tumpah juga,” beber putra asli Aceh Barat ini

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Terima Bantuan Sembako dari BPBA Aceh

Pihaknya menyarankan kepada Pemerintah Aceh untuk segera membentuk tim independen. Namun sambil menunggu dibentuk tim independen oleh pemerintah Aceh, maka PLTU dan PT. Mifa wajib membersihkan dan mereka wajib bertanggung jawab, tegas Tarmizi.

“Pencemaran limbah batu bara baik di laut dan di sungai serta debu yang sangat berbahaya jangan dianggap sepele. Kita tidak boleh membiarkan itu, karena suatu saat jika masyarakat semakin ramai yang sakit dan membahayakan kesehatan serta keselamatan mereka. Maka kita semua akan berdosa dan harus bertanggung jawab,” tuturnya.

BACA JUGA...  Matangkan Persiapan HUT Ke-19 Bener Meriah, Pemkab dan Forkopimda Gelar Rakor

Sejauh ini, katanya, PLTU dan PT. Mifa sengaja mengabaikan limbah dan debu yang sangat berbahaya itu.

“Kita minta kepada pemerintah Aceh segera bentuk tim independen untuk menguji limbah batu bara yang ada di Aceh Barat ke laboratorium dengan melibatkan pihak kampus atau pihak terkait lainnya,” harap Tarmizi,(Manyak).

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB