Bireuen, (MA) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong ( DPMG ) Aceh adakan sosialisasi pemanfaatan dan pengelolaan Sumber Daya Alam ( SDA ) Gampong dengan Keuchiek, acara berlangsung di Hotel Djarwal Bireuen, Rabu (6/11).
Kepala dinas DPMG Aceh Azhari,SE,.M.Si diwakili kabid Teknologi Tepat Guna ( TTG ) Drs Wardana,M.Si mengatakan tujuan kita adakan acara ini untuk mempercepat implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Permen Desa PDT dan Transmigrasi nomor 23 tahun 2017 tentang pengembangan dan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang ada di Gampong, dalam upaya pengelolaan potensi sumber daya alam yang ada di desa untuk di identifikasi.
Dikatakan, pembangunan desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pembangunan masyarakat desa yang berkualitas serta penanggulangan kemiskinan melalui dalam pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat, terdiri dari pembangunan sarana dan prasarana desa, maupun pengembangan potensi ekonomi lokal beserta pemanfaatan segala bentuk SDA yang ada serta lingkungan secara berkelanjutan.
Lanjutnya, ini merupakan langkah upaya untuk mempercepat dan meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan perdesaan, melalui pendayagunaan dan pemanfaatan SDA di gampung secara maksimal dan optimal dalam mendorong peningkatan indeks kesejahteraan masyarakat Desa.
“Dibalik potensi sumber daya alam yang tersebar di daratan dan lautan yang cukup besar masih belum dapat dipergunakan sepenuhnya bagi kesejahteraan maupun kemakmuran pembangunan kepada seluruh masyarakat Aceh,” Ujarnya.
Dikatakan lagi, Kita bisa melihat pengalaman sebelumnya bahwa pemanfaatan SDA yang dilaksanakan selama ini dilakukan secara tidak efisien, berorientasi pada kepentingan jangka pendek dan kurang memperhatikan kaidah-kaidah pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, sehingga mengakibatkan terjadinya perusakan lingkungan secara tidak terkendali karena tidak mampu mengontrol.
“Pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara terpadu dengan meningkatkan peranan masyarakat beserta segenap pemangku kepentingan dalam kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestariannya upaya menciptakan kawasan permukiman kampung yang sehat,serasi produktif dan berdaya guna demi keberlangsungan kehidupan taraf perekonomian masyarakatnya yang stabil,” sebutnya Wardana.
Dengan ini saya minta kepada saudara saudari peserta sosialisasi dari perwakilan Gampong/Desa bisa terus dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab dalam menyamakan persepsi serta sinergisitas pola pembangunan pada level sistem pemerintah desa.
Sehingga dapat diterapkan di daerah masing-masing yang nantinya kita harapkan satu gampong atau kawasan desa bisa dapat melahirkan satu produk unggulan yang inovatif village one produk. Imbuhnya.
Pantauan media, diacara tersebut turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen, Bob Miswar SSTP, M.Si, Sekretaris dan para kepala bidang (kabid) serta kepala seksi (kasie) dan juga kepala sub bidang kepala sub bagian di lingkungan pemberdayaan masyarakat Gampong dan para peserta sosialisasi yang di wakili 3 orang setiap Kecamatan. ( Iqbal ).




