ACEH UTARA, (MA) – Jalan yang setiap harinya berlalu lalang ratusan siswa SMAN 3 Putra Bangsa, Aceh Utara, baik pun masyarakat yang terletak di Gampong Rantau, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara rusak parah.
Selain siswa-siswi baik pun masyarakat ada juga PNS dan staf Dinas Perpustakaan dan Arsip, Disporapar, dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) juga menggunakan jalan tersebut untuk akses keluar ke ibu kota Kabupaten.
Jafar Geuchik Gampong Rantau saat dikonfirmasi oleh media, Selasa,(15/11/2022) mengatakan jalan tersebut pernah ditingkatkan dengan kelas B, tetapi kalau musim penghujan seperti ini jalan cepat rusak karena tidak ada talut. “Lebar badan jalan pun besar dan kita sudah juga berupaya merenovasi dengan swadaya masyarakat tetapi tetap rusak diakibatkan tidak ada talut,” tutur Geuchik.
“Kasihan siswa-siswi yang bersekolah di SMAN 3 Putra Bangsa, kalau jalan seperti itu kemungkinan menurut saya mereka juga mengeluh, apalagi disitu ada beberapa Dinas dan juga LPTQ,” sebut Jafar.
Kata Jafar, akses jalan tersebut menghubungi gampong Rantau, Pulo Dolang, dan Meunasah Tengeh.
Dirinya mewakili masyarakat mengharapkan kepada pemerintah agar jalan tersebut diaspal, jangan lagi ditingkatkan dengan pengerasan.
“Kita minta sama pemerintah jalan tersebut diaspal jangan lagi ditingkatkan dengan pengerasan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Utara Ir. Azmi,MT saat dihubungi oleh media mengatakan jalan tersebut sudah ditindaklanjuti dengan pembuatan Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan.
“Pada tahun 2023 ini sudah kita masuk untuk penganggaran jalan SMAN 3 Putra Bangsa, mudah-mudahan jangan ada pemangkasan anggaran di tahun 2023,” ujar Azmi.(Sayed Panton).




