Aksi Pemblokiran Jalan kembali Terjadi di Bireuen

Kamis, 16 November 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN (MEDIAACEH)-Aksi pemblokiran jalam kembali terjadi di Kecamatan Makmur, Kebupaten Bireuen, yang marah menyusul kerusakan jalan yang cukup parah, karena tidak ada perhatian pemerintah setempat, Rabu (15/11). Sebelumnya terjadi di Bivak, Krueng Simpo, Bireuen, juga diblokir dengan batu gajah dan balai pengajian  yang berkaitan erat dengan dilarangnya dump truk  mengangkut batu gajah yang disorder serang pengusaha di Peusangan untuk proyek pemecah ombak di Jangka.

BACA JUGA...  Alat Berat Bantuan Wakapolri Buka Akses Jalan di Gampong Lubok Pusaka

Keterangan yang dihimpun media ini, mengungkapkan yang lintas Ulee Glee – Meureubo dan Sukarame di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, selama ini luput dari perhatian pemerintah Kabupaten Bireuen. Kondisinya rusak  parah, terlihat jalan penuh dengan lubang dan dipenuhi dengan kubangan ketika musim hujan.

Warga mengaku sulit ketika melintasi jalan tersebut, bahkan sampai mobil sering terjebak di lubang berlumpur. Ekses dari kondisi tersebut, warga Sukarame, Makmur memblokir jalan tersebut sebagai bentuk protes kepada Pemda Bireuen karena jalan tersebut belum diperbaiki juga.”Jalan ditutup, mohon diperhatikan jalan kami,” tulis warga pada triplek yang dipasang pada pohon pinang yang memblokir jalan tersebut.

BACA JUGA...  IAIN Langsa Sosialisasikan PMB

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadli ST, MSM kepada awak media mengatakan bahwa dua ruas jalan tersebut memang sudah menjadi prioritas dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen tahun 2018 mendatang.“Ruas jalan Ulee Glee – Meureubo dan Sukarame sudah kami masukkan sebagai usulan prioritas kami pada APBK tahun 2018 mendatang,” ujar Kadis PUPR tersebut.

BACA JUGA...  Sudah Belasan Tahun Tak Diperbaiki, Jalan Jadi Kolam Lumpur di Aceh Besar

Fadli menyampaikan kepada warga untuk bersabar beberapa bulan lagi, mengingat kondisi jalan yang sudah sangat parah sehingga tidak mungkin dilakukan upaya perawatan untuk sementara, karena ke depan akan di bangun jalan tersebut.(Maimun Mirdaz)

Berita Terkait

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Minggu, 1 November 2026 - 17:45 WIB

Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB