MEDIA ACEH

DJKN Kemenkeu RI Resmikan Desa Devisa Klaster Kopi di Bener Meriah

DJKN Kemenkeu RI Rionald Salaban (kanan), Pj. Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si (pakai topi, kiri) bersama Kakanwil DJKN Aceh Syukriah, HG dan Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah Ir. Abadi saat meninjau kebun kopi Arabika Gayi di Kampung Puja Mulia 1 Kecamatan Bandar, Rabu, (11/1/2023).

BENER MERIAH (MA) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Republik Indonesia Rionald Salaban didampingi Penjabat (Pj) Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si, meresmikan Desa Devisa Klaster Kopi Kabupaten Bener Meriah yang ditandai dengan Penyerahan Rompi Desa Devisa kepada Pj Bupati Bener Meriah, di Kampung Puja Mulia I, Kecamatan Bandar, Kabupaten setempat, Rabu, (11/1/2023).

Di acara peresmian tersebut juga turut dihadiri oleh Direktur Kekayanan Negara Meirizal Nur, Kakanwil DJKN Aceh Syukriah HG, Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Perekonomian Ir. Mawardi.

Penjabat (Pj) Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si dalam sambutannya terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat datang kepada DJKN Kementerian Keuangan RI Rionald Salaban, Direktur Kekayanan Negara Meirizal Nur, Kakanwil DJKN Aceh Syukriah HG dan seluruh rombongan yang telah hadir di Kabupaten Bener Meriah.

BACA JUGA...  Kado Milad Day 240 Hari Kerja; Dari Janji ke Bukti, Armia Pahmi - Ismail Sulam Perubahan Nyata

“Selamat datang kepada DJKN Kementerian Keuangan RI bapak Rionald Salaban, Direktur Kekayanan Negara bapak Meirizal Nur, Kakanwil DJKN Aceh ibu Syukriah HG dan seluruh rombongan yang telah hadir di Kabupaten Bener Meriah dalam rangka peresmian Kampung (Desa) Puja Mulia I, Kecamatan Bandar sebagai Desa Devisa Klaster Kopi,” ucapnya.

Haili Yoga juga berharap kepada Kementerian Keuangan melalui Kanwil DJKN Aceh, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan Bank Syariah Indonesia (BSI) agar bisa terus mengembangkan berbagai programnya di Kabupaten Bener Meriah secara berkelanjutan, sehingga dapat menyentuh sektor-sektor lain sesuai dengan fungsi dan kewenangannya.

“Kami sangat menaruh harapan besar agar Desa Devisa ini dapat membawa perubahan dalam upaya mencapai kemakmuran masyarakat dan menjadi lokomotif bangkitnya UMKM di Kabupaten Bener Meriah,” harap Pj. Bupati Bener Meriah.

BACA JUGA...  Kapolres Bener Meriah Tinjau Kesiapan SPPG, Dukungan Polri dalam Pemenuhan Gizi Masyarakat

Sementara Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI Rionald Silaban dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, tanah Gayo dikenal dengan kopi Arabika nya dan tidak ada lawannya, “mari kita sukseskan program Desa Devisa Klaster Kopi di Kabupaten Bener Meriah,” ajaknya.

Menurut Rionald Silaban, dengan adanya program Desa Devisa ini, masyarakat yang memiliki program unggulan akan diarahkan untuk memperbesar aksesnya guna mencapai sosial ekonomi budaya yang lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelum adanya pendampingan Desa Devisa tersebut.

“Dengan adanya program Desa Devisa tentunya ini akan memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khusunya bagi masyarakat lokal berdasarkan pengembangan dari produk unggulan, serta menopang ekonomi kerakyatan melalui ekspor nasional,”ungkapnya.

Pihaknya berharap, peresmian Desa Devisa Klaster Kopi di Kabupaten Bener Meriah dapat menjadi bahan bakar semangat untuk menciptakan sinergi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan para penggiat usaha petani kopi.

BACA JUGA...  Kecamatan Bukit Keluar Sebagai Terbaik I, Lomba Cerdas Cermat Antar Majelis Taklim

Rionald Silaban juga menyampaikan selamat atas diresmikannya Desa Devisa Klaster Kopi di Kabupaten Bener Meriah, semoga tujuan mulia dari pembentukan Desa Devisa ini dapat tercapai dan Desa Devisa Kopi Gayo akan menjadi contoh yang baik dan akan memunculkan desa-desa devisa lainnya, tutupnya.

Sedangkan Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Perekonomian Ir. Mawardi dalam kesempatan terebut menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Desa Devisa Klaster Kopi di Kabupaten Bener Meriah.

Pemerintah bersama Kanwil DJKN Aceh, dan lembaga pembiayaan lainnya akan terus mendorong agar produktivitas kopi Arabika Gayo lebih meningkat lagi kedepannya, harap Mawardi. (Kn/BM).