Diskusi Kerakyatan, ‘Kapan Negara Bertaubat?’ Menolak Lupa Kasus Pelanggaran HAM

Jumat, 20 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Kerakyatan 'Menolak Lupa'. (Foto/dok : Umar Hakim/mediaaceh.co.id).

Diskusi Kerakyatan 'Menolak Lupa'. (Foto/dok : Umar Hakim/mediaaceh.co.id).

“Pelanggaran HAM adalah dosa negara yang belum ditebus. Kapan negara bertaubat?” menjadi refleksi akhir dari diskusi tersebut, meninggalkan jejak tanya yang masih menggantung di benak semua peserta.

BANDA ACEH | mediaaceh.co.id – Aliansi Bunga Darussalam menggelar diskusi terbuka yang dihadiri mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK). Mereka membahas isu terkait pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di tingkat lokal, regional, hingga nasional.

BACA JUGA...  Pasangan Cabup-Cawabup Aceh Utara Ayah Wa-Panyang Minta Masyarakat Aceh Dukung Mualem-Dek Fadh

Dengan tema yang menggugah, ‘Kapan Negara Bertaubat?’, diskusi ini mengajak peserta untuk mengingat kembali, dan menolak lupa, peristiwa kelam yang kerap disebut sebagai September Hitam.

Diskusi itu digelar di taman ACC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Rabu, 18 September 2024 lalu. “September Hitam selalu menjadi tagline memorial,” ucap salah satu penggagas acara, menekankan urgensi mengingat sejarah.

BACA JUGA...  Terkait Wacana Legalkan Poligami di Aceh, Ini Reaksi PAKAR

Diskusi itu juga menggali secara kritis, peran negara dalam penyelesaian pelanggaran HAM, terutama yang terjadi di masa lalu. Namun belum tuntas hingga kini.

Setelah melalui rangkaian diskusi yang intens, beberapa poin penting berhasil dirumuskan oleh para peserta di antaranya; 1). [Menyerukan Pengawalan Kasus HAM]. Para peserta, yang didominasi oleh mahasiswa dan akademisi, menyerukan agar masyarakat Indonesia, khususnya kaum terpelajar, terus mengawal proses penyelesaian kasus pelanggaran HAM, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Utara, Ayah Wa Laporkan Abrasi Gampong Lhok Pu’uek ke Kemensos RI

Berita Terkait

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 
RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung
Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa
Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan
Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA
Aceh Utara Bangkit: Pemkab Salurkan Rp11,2 Miliar Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:18 WIB

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB