oleh

Dihantam Badai Tiga Boat Nelayan Aceh Tamiang Tenggelam

KUALASIMPANG (MA) – Akibat dihantam badai dan gelombang tiga boat nelayan berukuran 3GT tenggalam di perairan Selamat Malaka. Aceh Tamiang, Aceh. Senin 13 Oktober 2020.

Pada insiden itu, keenam awak boat berhasil diselamatkan oleh nelayan pukat Langga, asal Idi, Aceh Timur. Sementara dua boat hilang digulung gelombang dan satu boat berhasil dievakuasi oleh nelayan Idi.

Demikian penegasan Panglima Laot, Muhammad Anwar kepada wartawan di Karang Baru, Aceh Tamiang. Dikatakan, awak boat yang selamat itu antara lain, Ramlan, Safie, Zainal Abidin, Abdul Azis, Ridwan Efendi dan M Rizki.

Dikatakan, ketiga boat nelayan naas yang tenggalam tersebut berasal dari Aceh Tamiang, berasal dari Kampung Teluk Kepayang, Kecamatan Bendahara.

Anwar menjabarkan; dalam musibah itu sebenarnya ada tiga unit boat karam, tetapi satu boat dapat diselamatkan, sedangkan dua boat lagi hanyut dan tenggelam di laut. “Dua boat yang tenggelam yakni milik Zainal Abidin dan Ramlan, sedangkan boat selamat milik Riswan Efendi,” Jelasnya.

Sedang informasi yang diperolehnya dari nelayan, musibah tersebut terjadi pagi hari saat nelayan pulang usai menangkap ikan di laut, ketika itu, dua boat 3GT kapasitas dua orang, secara tiba-tiba badai dengan gelombang tinggi memecahkan salah satu boat nelayan, kemudian di tolong oleh boat nelayan Tamiang kedua yang beiringan itu.

Namun, karena badai dan gelombang sangat tinggi dan ganas boat penolong tersebut juga tenggelam digulung gelombang.

Kejadian tersebut dilihat oleh boat nelayan Tamiang lainnya yang bergegas memberikan pertolongan, karena boat ketiga ini tidak mampu menampung enam orang disebabkan ada muatan jaring dan hasil tangkapan akhirnya, boat tersebut membuang semua isi yang ada, seperti jaring, fiber dan hasil tangkapan agar mampu menampung empat rekan mereka yang sedang mengapung di laut.

“Kalau kondisi normal boat ini mampu menapung enam orang ditambah jaring dan hasil tangkap, karena badai dan gelombang tinggi, boat tersebut tidak berani mengambil resiko khawatir tenggelam semuanya, akhirnya jaring dan hasil tangkap dibuang kelaut ,” terang Anwar Muhammad.

Lebih jauh dijelaskan Anwar Muhammad ditengah terombang ambing, secara kebetulan para nelayan itu melihat ada kapal pukat Langga asal Idi, Aceh Timur yang sedang berlabuh.

Secara perlahan merekapun mendekati kapal Langgar itu, kemudian enam nelayan Aceh Tamiang tersebut ditolong kapal pukat yang sedang berlabuh.

“Para nelayan Aceh Tamiang ini berada dalam kapal pukat Langga itu sembari di menunggu pukat angga lainnya yang pulang ke Idi, Aceh Timur, sedangkan boat kecil itu ditarik dibelakang kapal langga yang pulang ke Idi,” pungkasnya. (Syawaluddin).

Foto : Ilustrasi Boat Nelayan

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..