Di Balik Sunyi, Ada Harapan: Kisah Naila dan Perjuangan H. Musannif untuk Kaum Disabilitas di Aceh

H. Musannif dan Naila Annisa foto bersama.

Kemenangan ini membawanya untuk mewakili Aceh di tingkat nasional di Jakarta.

Namun, di balik prestasi gemilang itu, H. Musannif melihat kesedihan yang tersimpan di mata Naila.

Gadis kecil ini, meski berprestasi, tidak mendapatkan sokongan beasiswa dari manapun, termasuk pemerintah Aceh.

H. Musannif merasa terpukul melihat kenyataan ini.

BACA JUGA...  Dirlantas Polda Aceh: Delapan Titik Lintasan Perlu Diwaspadai

“Kamu sangat berbakat, Naila. Apa yang kamu butuhkan agar bisa terus melukis?” tanya H. Musannif dengan penuh kelembutan. Selasa (25/06/2024).

Naila menatapnya dengan mata bercahaya.

“Saya ingin melukis lebih banyak lagi, tapi kami tak punya cukup uang untuk membeli peralatan melukis yang baik,” jawabnya melalui penerjemah.

H. Musannif tersentuh mendengar itu.

BACA JUGA...  Kasdam IM Bersama Danrem 012/TU Tinjau Gladi Kotor HUT ke-73 TNI

Bagaimana bisa, seorang anak dengan bakat luar biasa seperti Naila, tidak mendapatkan dukungan yang layak?. Dalam hatinya, ia bertekad untuk memperjuangkan nasib kaum disabilitas di Aceh.

Menurutnya, mereka sering dipandang sebelah mata dan tidak diberikan kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Kaum difabel seperti Naila adalah aset berharga bagi kita semua. Mereka memiliki potensi yang luar biasa, yang hanya perlu kita dukung dan kembangkan,” kata H. Musannif dengan suara penuh semangat.

BACA JUGA...  Walikota Sabang Minta Kapal Roro Berkapasitas 1200 GT Kepada Gubernur

Ia pun menyerukan kepada Pemerintah Aceh untuk lebih memperhatikan nasib kaum disabilitas.