DI BALIK SERAGAM LORENG

Selasa, 3 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

Dalam perspektif pertahanan teritorial, keluarga yang kuat akan melahirkan prajurit yang fokus. Prajurit yang fokus akan memperkuat satuan.

Rantau itu sederhana, tetapi menentukan. Semangat jiwa korsa dan saling menghargai, katanya, harus dirawat bukan hanya dalam barak, tetapi juga di ruang keluarga dan komunitas Persit.

RAMADAN SEBAGAI CERMIN

BACA JUGA...  Pertamina EP Rantau Tertibkan Bangunan di Area Sumur dan Jalur Pipa

RAMADAN menjadi latar yang pas untuk pesan itu. Bulan yang identik dengan pengendalian diri dan peningkatan iman terasa relevan dengan penegasan disiplin dan moralitas.

Di hadapan Kasrem 011/Lilawangsa Letkol Inf Andi Susanto, para kepala seksi, komandan satuan dinas jawatan Lhokseumawe, serta ratusan prajurit dan Persit, pengarahan itu mengalir seperti pengingat kolektif [bahwa tantangan prajurit hari ini bukan hanya di medan geografis, tetapi juga di medan moral dan sosial].

BACA JUGA...  KETIKA GELAP LEBIH BERBAHAYA DARI BANJIR

KEKUATAN YANG LAHIR DARI KELUARGA

MILITER sering dipersepsikan sebagai simbol kekuatan fisik. Namun di Makorem 011/Lilawangsa pagi itu, yang ditonjolkan justru sisi lain [kekuatan yang lahir dari keluarga, dari disiplin batin, dari kehati-hatian di ruang digital].

Seragam loreng boleh menjadi simbol. Tetapi di baliknya, ada doa, kesetiaan, dan komitmen yang tak terlihat. Dan di situlah, barangkali, pertahanan paling mendasar itu dibangun. [].

BACA JUGA...  KASAD BAKAL RESMIKAN DUA SEKOLAH HASIL RENOVASI TNI AD DI ACEH

Berita Terkait

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB