Salah satu tujuan dari community development (pengembangan masyarakat) ini juga adalah membangun sebuah struktur masyarakat yang didalamnya memfasilitasi tumbuhnya partisipasi secara demokratis ketika terjadi pengambilan keputusan, sehingga masyarakat mempunyai akses yang nyata terhadap ketertinggalan pemahaman agama.
Dikatakan, secara garis besar terdapat 5 prinsip community development, yaitu partisipasi, di mana masyarakat terlibat aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan pembangunan dan secara gotong royong menjalankan perubahan menuju ke arah yang lebih baik; kesetaraan dan keadilan gender, di mana laki-laki dan perempuan mempunyai kesetaraan dalam perannya di setiap tahap pembangunan serta dalam menikmati manfaat dari kegiatan tersebut secara adil.
Selanjutnya demokratis, setiap pengambilan keputusan pembangunan dilakukan secara musyawarah dan mufakat dengan tetap berorientasi pada suatu kepentingan masyarakat; transparansi dan akuntabel, di mana masyarakat harus memiliki akses yang memadai terhadap segala informasi dan proses pengambilan keputusan sehingga pengelolaan kegiatan dapat dilaksanakan secara terbuka dan dipertanggung jawabkan baik secara moral, teknis, legal maupun administratif.





