“Kami ingin memulai dari Pegasing. Reje-reje kampung dan para tokoh harus menjadi garda terdepan dalam mengajak masyarakat gemar membaca Al-Qur’an serta memakmurkan masjid,” katanya.
Arisa menambahkan, program tersebut juga sejalan dengan harapan dan visi Bupati Aceh Tengah yang mendorong masyarakat semakin dekat dengan nilai-nilai keislaman, termasuk membudayakan membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Bupati kita sangat berharap masyarakat Aceh Tengah semakin gemar beribadah, membaca Al-Qur’an dan memakmurkan masjid di setiap waktu. Karena itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut,” tambah alumni Ilmu Pemerintahan itu.
Sesuai jadwal, pelaksanaan MTQ akan berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu, 12–13 Mei 2026. Sementara pencabutan nomor undian peserta direncanakan dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para reje kampung di Kecamatan Pegasing.
Salah seorang reje, Darwin, menyebut langkah Camat Pegasing sebagai terobosan positif dan inspiratif dalam membangun semangat keagamaan di kalangan pemimpin daerah.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pak Camat. Ini program yang sangat baik dan sejalan dengan upaya Bupati Aceh Tengah dalam menggalakkan gerakan gemar membaca Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar Darwin.




