Darnisaf: Rakyat Dipaksakan Harus Bayar Iuran Bulanan BPJS

Sabtu, 12 Maret 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Darnisaf Aktivis Referendum Aceh.

Darnisaf Aktivis Referendum Aceh.

Banda Aceh, (MA) Di tengah kegamangan rakyat dalam meniti kehidupan yang semakin sulit , tiba-tiba datang sebuah khabar yang sungguh sangat bertolak belakang dengan program pemerintah dalam melindungi rakyatnya, kata aktivis Referendum Darnisaf, pada media ini lewat rilisnya, Sabtu, (12/3/2022).

Bang Saf sapaan akrabnya menyebutkan,Bagaimana tidak, rakyat yang selama ini sudah merasa terbantu dengan hadirnya Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), “sekarang malah dihapuskan dengan alasan biaya otsus akan berakhir. Hingga rakyat dipaksakan harus membayar iuran bulanan, bila mau dilayani di rumah sakit saat mau berobat,” ujarnya.

Lanjutnya, memangnya rakyat Aceh banyak yang sudah mampu, kalau ya, bagaimana cara dan dengan metode apa diukur kemampuan seseorang, apakah setiap penduduk yang tidak menggunakan JKN KIS sudah dianggap mampu.” Ini yang jadi tanda tanya bagi kami sebagai rakyat jelata,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Muslim Syamsuddin Desak Pemerintah Aceh Tangani Banjir Aceh Utara

Ia menambahkan, Perlu diketahui bahwa JKA itu adalah program berlian yang di cetuskan oleh Gubernur Irwandi Yusuf, setelah beliau tidak ada, karena tersandung kasus, berubahlah ke BPJS.

Bang Saf menyebutkan, BPJS Adalah program dari pusat untuk rakyat indonesia dan memang itu hak negara dalam melindungi rakyatnya sesuai dengan UUD 45, tapi kalau JKA adalah program khusus untuk rakyat Aceh sebagai konsekwensi akibat konflik dan bencana tsunami. Mengapa di samaratakan dengan daerah lain….?

BACA JUGA...  Presiden Jokowi: Jangan Ada Lagi Kongkalingkong Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa

“Bila kita melihat kenyataan disetiap pelosok desa sangat menyedihkan, jangankan untuk membayar iuran BPJS, beli beras saja susah, tapi para pengambil kebijakan sepertinya tidak mau tau akan nasib rakyat Aceh yang hidup dalam keterjepitan ekonomi, akibat dari dana Otsus yang ada bukan digunakan untuk memperdayakan rakyat, tapi untuk memberdayakan pejabat,” ungkap Aktivis ini.

Anggapan Pemerintah Aceh bahwa warga miskin sudah ditanggung oleh pemerintah pusat lewat program BPJS atau JKN adalah sama dengan pengkhianatan kepada rakyat Aceh itu sendiri, sebutnya.

BACA JUGA...  Kemenlu RI Apresiasi Respon Cepat Pemerintah Aceh

Perlu diketahui bahwa disetiap desa itu hanya sebagian kecil yang mendapatkan program dari pemerintah pusat, yang menerima manfaat JKN ini hanya sekian persen dari jumlah penduduk dalam sebuah desa. Bukankah Aceh salah satu daerah termiskin di pulau sumatera, mengapa kalau untuk rakyat seperti pemerintah tidak mau memikirkan bagaimana cara memberdayakan mereka, sedangkan bagi ASN semua dipenuhi, bukan hanya fasilitas yang mumpuni, sampai kepada kendaraan mewah pun disiapkan, pungkasnya Darnisaf.[R].

Laporan : Sulaiman Manaf

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB