Dapur Umum Diminta Tutup Saat Warga Masih Kelaparan, Camat Idi Rayeuk Dikecam Tak Manusiawi

ACEH TIMUR | MA —  Keputusan untuk menutup dapur umum di Desa Gampong Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, menuai kecaman keras dari masyarakat dan relawan. Pasalnya, saat banyak warga korban banjir belum pulih dan masih kesulitan memenuhi kebutuhan makan, Camat Idi Rayeuk, Hasbi, justru memerintahkan penutupan dapur umum dengan alasan kondisi sudah normal.

BACA JUGA...  Dukung Percepatan Ekonomi, Bank Aceh Bangun Kantor Jaringan di Pulau Banyak

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Hendra, Ketua Posko Dapur Umum Kecamatan Idi Rayeuk, yang berlokasi di Desa Gampong Aceh. Hendra mengungkapkan, pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, Camat Hasbi menghubunginya melalui telepon seluler.

Dalam percakapan tersebut, Camat Hasbi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil musyawarah, evaluasi, dan pengamatan yang melibatkan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Plt Kepala Dinas Sosial Syahrani, dan pihak kecamatan, disimpulkan bahwa keadaan telah dinilai normal, sehingga dapur umum diminta segera ditutup.

BACA JUGA...  Empat Desa Hilang, Korban Banjir Bandang Desak Pemerintah Segera Bangun Hunian Sementara

“Camat mengatakan dapur umum harus ditutup karena kondisi sudah normal. Itu hasil musyawarah Bupati, Plt Kadis Sosial, dan Camat,” ujar Hendra menirukan ucapan Camat Hasbi.

Mendengar perintah tersebut, Hendra secara spontan menyatakan akan melaporkan persoalan ini langsung kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem).