Dapur Umum Diminta Tutup Saat Warga Masih Kelaparan, Camat Idi Rayeuk Dikecam Tak Manusiawi

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menyadari dampak serius dari penutupan dapur umum, Hendra kemudian menghubungi Rahmad, wartawan Aceh Timur, serta mengajak Sekdes, Kepala Dusun, dan sejumlah masyarakat untuk menggelar musyawarah darurat.
Warga Tolak Penutupan: “Kami Belum Pulih, Jangan Tutup Dapur Umum”

Dari hasil musyawarah bersama masyarakat Gampong Aceh, keputusan penutupan dapur umum ditolak keras. Warga menilai pernyataan “kondisi sudah normal” tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

BACA JUGA...  Lagi, 50 Pengusaha Kecil Menengah di Aceh Timur Ikut Bimtek Pendirian Usaha

“Kami belum semuanya pulih. Banyak warga masih susah, bahkan bingung mau makan di mana. Dapur umum ini minimal harus tetap aktif 3 sampai 6 hari ke depan, sampai kondisi benar-benar 100 persen normal,” tegas Hendra.

Penolakan tersebut diperkuat oleh Ketua Satgas Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Bantuan Pascabanjir, yang mendampingi Hendra. Mereka menilai perintah penutupan dapur umum di tengah kondisi warga yang masih terdampak adalah tindakan tidak manusiawi dan mencederai rasa keadilan sosial.

BACA JUGA...  10 Tim Ikuti Festival Lomba Makan Durian di Bener Meriah, Ini Pemenangnya 

“Ini tidak manusiawi. Negara seharusnya hadir saat rakyat masih susah, bukan malah menghentikan bantuan,” tegas perwakilan Satgas.

Wartawan dan Aliansi Pers Minta Klarifikasi Resmi.

Sementara itu, Rahmad, selaku Bendahara IWOI Aceh Timur, Satgas Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Bantuan Pascabanjir, sekaligus Kabiro Harian RI, menyatakan sikap tegas dan meminta klarifikasi terbuka dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Camat Idi Rayeuk.

BACA JUGA...  Penghuni Huntara Tersenyum Saat Ayah Wa dan Pang Jhony Melihat Progres Pembangunan 

Berita Terkait

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Sejumlah Gampong di Aceh Selatan Dilanda  Banjir
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB