Dana ‘Abadi’ Pendidikan Aceh Rp139 Miliar, Lobi Komisi VI DPRA ke Pusat

Zakiruddin, Anggota DPRA Komisi VI. Dari Partai Aceh. (Foto/Dok : Syawaluddin/mediaaceh. co.id).

Dengan adanya Dana Abadi pendidikan yang terus tumbuh, pemerintah berharap dapat mengurangi ketimpangan pendidikan antar daerah dan memastikan bahwa setiap generasi muda Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensi mereka.

Ini Acuan dan Dasar Hukum Dana Abadi Bidang Pendidikan

Perpres Nomor 111, LN.2021/NO.272, Tentang Dana Abadi; Guna memenuhi perkembangan alokasi anggaran pendidikan termasuk dana abadi di bidang pendidikan dalam APBN untuk pengembangan pendidikan nasional, penelitian, kebudayaan, dan perguruan tinggi perlu mengatur kembali ketentuan mengenai dana abadi di bidang pendidikan sebagaimana telah ditetapkan sebelumnya dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2019.

BACA JUGA...  Pemerintah Aceh, Fasilitasi Keberangkatan Keluarga Miftahul Jannah Ke Jakarta  

Dasar hukum Perpres ini adalah Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; UU Nomor 17 Tahun 2003; UU Nomor 20 Tahun 2003; UU Nomor 1 Tahun 2004;

UU Nomor 12 Tahun 2012; UU Nomor
5 Tahun 2017; UU Nomor 11 Tahun 2019; UU Nomor 18 Tahun 2019; PP Nomor 23 Tahun 2005; PP Nomor 63 Tahun 2019; Perpres Nomor 83 Tahun 2015; Perpres Nomor 57 Tahun 2020; Perpres Nomor 62 Tahun 2021; Perpres Nomor 78 Tahun 2021.

BACA JUGA...  Petaka Kasbon PJ Sekda Gayo Lues, Sampai Piting Leher Seorang SKPK

Perpres ini mengatur mengenai pengelolaan dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dana abadi di bidang pendidikan terdiri atas dana abadi pendidikan, dana abadi penelitian, dana abadi kebudayaan, dan dana abadi perguruan tinggi. Dana abadi di bidang pendidikan dapat bersumber dari APBN, pendapatan investasi, dan/atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.