TAPAKTUAN (MA) – Penjabat (Pj) Aceh Selatan Cut Syazalisma menyatakan, pihaknya sangat gembira ketika Badan Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersedia menjadikan daerahnya menjadi pusat pelatihan pengajar Al-Qur’an Bahasa Isyarat bagi penyandang disabilitas di bagian barat-selatan Aceh.
Hal itu disampaikannya ketika menjawab mediaaceh.co.id dan RRI Banda Aceh seusai memberikan sambutan pada acara Training of Trainer (ToT) bagi pengajar Al-Qur’an bahasa isyarat di Hotel Metro Tapaktuan, Senin, (29/7).
“Saya selaku Pemerintah Kabupaten dan atas nama masyarakat daerah ini sangat gembira dan berterima kasih kepada BAZNAS RI yang menyambut baik program ini,” kata Cut Syazalisma.
Sebagaimana diketahui, Program ini merupakan follow up dari kunjungan kerjanya ke BAZNAS, pada tanggal 25 Juni yang lalu.
Sebelumnya, ketika memberikan sambutan, Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma, mengatakan, pelaksanaan ToT bagi pengajar Al-Qur’an bahasa isyarat ini merupakan tindak lanjut dati UU nomor 8/2016 tentang penyandang disabilitas yang mengamanahkan pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan kitab suci dan lektur keagamaan lainnya yang mudah diakses berdasarkan kebutuhan.
Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah melalui BAZNAZ RI bersama Pemerintah Kabupaten melalui Baitul Mal kepada para penyandang disabilitas untuk dengan memfasilitasi akses pendidikan Al-Qur’an dan memastikan agar para penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam memahami agama Islam.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















