Kegiatan yang padat selama lima hari itu tidak membuat lelah—justru membuat hati hangat. Karena semua terlayani dengan apik, nyaman, dan tulus. Kami merasa dihargai, didengar, dan diajak menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan di Aceh.
Dalam momentum penutupan, kami mendeklarasikan komitmen bersama SPS seluruh Indonesia dengan tema:
“Pres Maju, Sumber Daya Indonesia Maju”
Deklarasi ini menjadi simbol bahwa SPS tidak hanya bicara bisnis media, tapi juga bicara masa depan bangsa. Kami ingin menjadi bagian dari cita-cita besar Indonesia Emas 2045. Dan kami percaya, peran media sangat krusial dalam mengawal dan mewujudkan visi besar tersebut.
Saya, secara pribadi, dan atas nama Ketua SPS Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik sangat bangga bisa menjadi bagian dari perhelatan ini. Terima kasih kepada sahabat-sahabat saya di SPS Aceh, kepada semua kepala daerah yang membuka tangan dan hati mereka, dan kepada seluruh kru yang sudah bekerja keras menyukseskan acara ini.
Kiranya, kisah dari Sabang ini menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain, bahwa kolaborasi antara media dan pemerintah bukan sekadar mungkin, tapi penting. Apalagi di tengah semangat efisiensi dan efektivitas yang digaungkan dalam program nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Media hadir bukan untuk jadi penonton, tapi mitra strategis.




