
“Kalau kita tidak peduli kepada mereka, siapa yang akan peduli, makanya saya tetap berusaha anak-anak ini bisa menuntut ilmu, seperti anak lainnya,” katanya dengan nada sedih.
“Masih banyak yang harus saya benah di yayasan Humaniora ini, tetapi saat ini belum terwujud apa yang siswa-siswi harapkan, baikpun santri,” ungkapnya.(Sayed Panton).




