oleh

Bupati Bireuen : Panen Musim Tanam Nanti Jangan Dijual

-SAGOE-206 views

Bireuen (ADC) – Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen menggelar pertemuan penetapan jadwal turun sawah Masa Tanam ( MT) Gadu 2018, di Aula lama Setdakab Bireuen, Selasa (06/03/2018).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bireuen, H. Saifannur S.Sos, dalam sambutannya mengatakan, tahun 2019 mendatang akan dilakukan rehab total Irigasi Pante Lhong, hal itu membutuhkan waktu sekitar 9 bulan.

“Jadi hasil panen musim tanam nanti jangan dijual, untuk persiapan tahun depan, karena tidak bisa tanam padi, akibat rehab irigasi, biar ada persediaan padi agar tak kelaparan,” katanya.

Bupati memerintahkan kepala dinas, mantri tani dan keujruen blang agar menentukan jadwal turun ke sawah. Dirinya berharap, dengan menanam varietas yang bagus, hasil panen bisa meningkat, sehingga petani sejahtera.

“Keujruen Blang dan Mantri tani bek laloe, kepala dinas bek meulumpo didalam blang,” ujarnya.

Dia menyebutkan, jika menemukan irigasi yang airnya terhambat, segera melaporkan ke pihak dinas terkait atau melaporkan langsung kepada bupati, agar segera mencari solusi.

Pada kesempatan itu juga, Bupati kembali menegaskan, bahwa dirinya menerapkan manajemen kalbu, bukan manajemen lembu.

“Rupanya jadi bupati tidak enak, pidato sagoenyo sampe sagoe jeh, kalage tiong,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen, Ir Alie Basyah M,Si dalam laporannya menyebutkan, rapat tersebut merupakan kegiatan rutin setiap masa turun ke sawah, yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, dengan  tujuan untuk menyamakan persepsi, kesiapan menyangkut sumber air, benih dan kesiapan lainnya untuk masa tanam.

“Sehingga, saat diatur jadwal pembukaan air, jadwal tanam, bisa tanam padi secara serentak untuk mencegah serangan hama dan penyakit dan pengelolaan pembagian air,” katanya.

Dia melanjutkan, penyebab serangan hama wereng  pada musim tahun lalu, karena ditanam varietas  di luar anjuran, sehingga ada varietas yang rentan terhadap hama penyakit.

“Saya meminta kepada mantri tani dan penyuluh agar memberitahukan ke petani supaya menanam varietas yang dianjurkan setiap musim tanam, juga perlu benih yang  bermutu,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Bireuen, Dr. Muzakkar A Gani, SH., M.Si., serta para undangan lainnya. [MS].

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..