Dijelaskan, Koperasi Pena Karya Nusantara tahun ini akan mengerjakan replanting/penumbangan sawit di lahan seluas 270 hektare. Sebagai pemain baru, koperasi yang beranggotakan wartawan (PWI) ini menjadi koperasi paling cepat menerima rekomtek dari BPDPKS, sehingga bisa langsung kerja di lapangan.
“Dari 13 koperasi pelaksana PSR, baru dua yang menerima rekomtek dari pusat, salah satunya Koperasi Pena Karya Nusantara pada bulan Maret 2021,” ujarnya.
Diungkapkan program PSR tahun ini dengan anggaran diberi pemerintah Rp 30 juta per hektare akan diupayakan ada dua kali aplikasi pemupukan di tahun pertama.
“Kalau PSR tahun sebelumnya dengan anggaran Rp 25 juta tahap pelaksanaan hanya sebatas siap tanam, lalu diserahkan ke petani, tidak ada pemupukan,” pungkas Memed. [*].




