Banda Aceh (MA)- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si menyerahkan Anugrah Bintang Bhayangkara Pratama kepada 26 Pati Polri dan sekaligus juga memberikan pengarahan kepada Pati dan Pamen yang bertugas di luar struktur Polri.
Penganugrahan tanda kehormatan tersebut, berlangsung melalui upacara sekira pukul 08.00 Wib, di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Mabes Polri.
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si., dalam siaran persnya kepada media ini, Rabu 11 Desember 2019.
Adapun 26 Pati Polri penerima Bintang Bhayangkara Pratama yaitu :
1. Komjen Pol M. Iriawan
2. Komjen Pol Firli
3. komjen Pol Dharma Pongrekun
4. Irjen Pol Eko Indra Heri
5. Irjen Pol Asep Suhendar
6. Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo
7. Irjen Pol Mas Guntur Laupe
8. Irjen Pol Rachmat Mulyana
9. Irjen Pol Refdi Andri
10. Irjen Pol Suntana
11. Irjen Pol Achmat Juri
12. Irjen Pol Indra Miza
13. Irjen Pol Firman Shantyabudi
14. Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi
15. Irjen Pol Dunan Ismail Isya
16. Irjen Pol Rokhmad Sunanto
17. Irjen Pol Widiyanto Poesoko
18. Irjen Pol Rudy Sufahriadi
19. Irjen Pol Agus Andrianto
20. Irjen Pol Priyo Widiyanto
21. Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo
22. Irjen Pol Muchlis
23. Irjen Pol Purwadi Arianto
24. Irjen Pol Didi Haryono
25. Irjen Pol Anang Revandoko
26. Irjen Pol Andap Budi Revianto
Kabid Humas mengatakan, dalam arahannya Kapolri menyampaikan, dengan anugerah Bintang Bhayangkara Pratama yang diserahkan kepada rekan rekan saya serta adik adik yang mendapatkan tanda kehormatan bintang pratama ini, semoga bisa menjadi motivasi di dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada institusi Polri, negara dan bangsa.
“Terima kasih juga atas kehadiran rekan-rekan Pati, Pamen dan Personel yang bertugas di luar struktur. Kita sangat besar kurang lebih 3700 personel dengan rincian ada 54 Pati di luar struktur, 1176 Pamen dan ribuan Bintara yang ada dan jika dikumpulkan ini bisa menjadi Polres plus,” kata Kapolri.
Kapolri juga mengatakan, ada beberapa hal tentang bagaimana langkah Polri kedepan: Pertama, pada tahun 2020 kita akan menghadapi Pilkada serentak di seluruh Indonesia.
“Saya berharap rekan-rekan yang berada di luar struktur bisa memberikan kontribusi yang positif dengan memberikan satu jawaban bahwa institusi Polri di dalam pelaksanaan pilkada serentak wajib hukumnya untuk netral,” tegas Kapolri.
Kita tidak dimana-mana tapi kita ada dimana-mana, karena kita hanya berfokus pada keamanan dan ketertiban. Saya berharap bisa menjadi jembatan penghubung untuk menyampaikan di Kementerian/ Lembaga apa saja yang menjadi kebijakan dari institusi Polri ini.
Kedua, jaga soliditas institusi ini, kita tidak mungkin bangun soliditas berharap dari institusi lain. Terjangan begitu dahsyat kepada Institusi, hanya dengan solidnya kita bisa mengantisipasi semua terjangan badai yang akan menggerogoti institusi Polri. Hanya ada satu modal yaitu, kita harus solid, kita harus kompak dan kita harus membangun terus komunikasi. Tidak ada masalah yang tidak selesai ketika kita mau membangun komunikasi.
“Saya juga terbuka untuk semua masalah, silahkan jika ada hal hal yang ingin dikomunikasikan. Sebaiknya kita berfikir seperti pegadaian yaitu. Menyelesaikan masalah tanpa masalah,” ujar Kapolri.
Selain itu Kapolri juga berharap, mari kita perkuat kerjasama dan sinergitas dimanapun teman-teman ditugaskan di kelembagaan. “Insitusi Polri hari ini juga berpikir bagaimana hambatan ditingkat Kombes sama Pati yang begitu menumpuk untuk bisa terakomodir semua kurang lebih 400 Pati belum dapat porsi bintang. Akan keluar Skep Kapolri untuk jabatan fungsional sehingga dapat mengakomodir rekan- rekan dan adik-adik yang sudah lama sekolah untuk mendapatkan posisi 2B1 atau Bintang,” jelas Kapolri.
“Yang terakhir, marilah kita mensyukuri nikmat yang telah Tuhan berikan kepada kita semua. Karena bagaimanapun teman-temab semua yang ada disini sudah mendapatkan jabatan. Dengan cara kita bersyukur maka kita akan mampu melaksanakan pekerjaan dengan ikhlas,” demikian yang disampaikan Kapolri tutup Kabid Humas Pokda Aceh ini. (Ahmad Fadil)














