Bupati Akmal : Abdya Banyak Membeli Daripada Menghasilkan

Sabtu, 24 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim saat membuka kegiatan Muscab Ke-IV MPC Pemuda Pancasila Abdya di Arena Motel Blangpidie.

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim saat membuka kegiatan Muscab Ke-IV MPC Pemuda Pancasila Abdya di Arena Motel Blangpidie.

Blangpidie (ADC) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim menilai sistem perdagangan di wilayah kabupaten setempat lebih banyak membeli dari pada menghasilkan sendiri. Akibatnya, sumber daya dan keuangan kabupaten tersebut banyak yang keluar daerah.

Hal itu dikatakan bupati Abdya, Akmal Ibrahim saat membuka kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-IV MPC Pemuda Pancasila Kabupaten setempat, di Aula Arena Motel Blangpidie. Sabtu, 24 Agustus 2019.

BACA JUGA...  Dirumah Orangtua Asuh,Babinsa Koramil 15 Kodim 0207/Sml Juga Membantu Masak

Menurut Akmal, Aceh pada uamumnya dan Abdya khususnya selalu defisit anggaran, meskipun potensi kabupaten Abdya sangat besar. “defisitnya ini disebabkan produktivitas yang lemah. Produktivitas kita itu sangat rendah,” tegasnya.

Lebih lanjut Akmal menyebutkan, jika ada yang mengatakan cuma ada satu persen orang yang produktif, itu jangan marah, melainkan harus menjadi cambuk untuk bangkit. “Orang bilang kenapa pasar sepi, uang beredar sedikit, cari lapangan kerja susah, itu karena kita deficit,” akunya.

BACA JUGA...  Prediksi Liga Spanyol Valencia vs Celta Vigo: Jaga Rekor Menang & Clean Sheet

Defisit itu, kata Akmal akibat sistem yang dilakukan semuanya selalu membeli, sedangkan yang dihasilkan sangat sedikit. “Ini faktornya. Siapa yang salah, ya kita-kita juga, termaksud saya,” imbuhnya.

Lebih serius dikatakannya, sistem banyak membeli dari pada menghasilkan itulah yang membuat masyarakat Abdya susah dalam mencari uang lantaran tidak produktif. “Pada umumnya menunggu keberuntungan, itu sikap yang tidak betul. Jadi pemuda Pancasila kita bicara ekonomi,” ajaknya.

BACA JUGA...  Wakapolres hingga Kasat Reskrim Berganti, Polres Aceh Selatan Gelar Sertijab

Pada kesempatan itu, Bupati Akmal Ibrahim juga mengajak semua kalangan baik Pemuda Pancasila, Ormas, OKP dan lainnya untuk memulai berpikir ekonomi. “Kita tidak punya produk, prodak kita padi, makanya saya ngotot dibidang padi, sawit, sementara sayur-manyur hampir semua kita beli. Makanya uang tidak singgah disini, singgah sebentar lari lagi,” paparnya.(TN).

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB