TAPAKTUAN | MA — Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, mengimbau warga agar tidak tergiur dan tidak terjebak meminjam uang kepada rentenir.
Karena, meminjam uang kepada “lembaga” yang sering disebut sebagai lintah darat atau tengkulak itu akan merugikan masyarakat.
Tengkulak itu, melakukan penawaran uang dengan berbagai modus antara dengan menjadikan sebagai bank keliling. Dan, bahkan sering menyamar dengan berbagai nama lainnya di masyarakat.
Praktik rentenir bertentangan dengan nilai-nilai sosial, merugikan ekonomi rakyat, dan paling ditentang dalam syariat Islam.
“Mari sama-sama kita jauhi aksi rentenir karena ini termasuk perbuatan yang sangat ditentang agama. Islam telah memberi peringatan keras terhadap praktek riba,” kata Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, Sabtu, (2//8/2025).
Menurutnya, rentenir kerap menyasar masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah. Mereka datang seolah menjadi ‘penolong’ namun justru menjerumuskan dalam jeratan bunga atau riba yang mencekik.
“Mereka itu berpura-pura baik. Memberikan pinjaman kecil tanpa jaminan, tapi di balik itu, ada niat mencari untung besar dari penderitaan orang lain. Itulah sebabnya disebut lintah darat karena mengisap darah orang miskin untuk memperkaya diri,” katanya.




