BUMG Di Kota Langsa Banyak Tak Jalan

Senin, 20 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LANGSA, (MA) | Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) atau biasa disebut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Kota Langsa, banyak tak berjalan secara optimal, setelah keberadaan BUMG tersebut disahkan oleh Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014. Oleh pemerintah.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Rekaseering, Sofyan Shuri kepada mediaaceh.co.id, Senin (20/1/2020) pagi tadi diruang kerjanya.

BACA JUGA...  Mahasiswa Unimal Diharapkan Mampu Bangkitkan Ekonomi Negara

Dia mengatakan; BUMDes atau di Aceh lebih dikenal Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang berada disemua Gampong di Aceh, khususnya di Kota Langsa, setelah disahkan oleh UU No.6 tahun 2014, beramai-ramai mendirikan Badan Usaha Milik Desa atau Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) namun sangat disayangkan tidak satupun Badan Usaha tersebut tidak berjalan seperti harapan pemerintah dan masyarakat Gampong (desa).

BACA JUGA...  KBQ Baburrayan Masuk Kategori Major Eksporter Versi Peluang Media Group Top 50 Koperasi UKM Ekspor Award 2026

Sofyan, mengkritisi aktifitas BUMG atau BUMDes di sejumlah Gampong dalam Pemerintah Kota Langsa di Lima Kecamatan; Kecamatan Langsa Timur, Kecamatan Langsa Barar, Kecamatan Lama, Kecamatan Langsa Kota dan Kecamatan Langsa Baroe, tidak berjalan seperti harapan banyak pihak, sebutnya.

Masih Sofyan; tidak berjalan badan usaha tersebut karena terbentur dengan Sumber Daya Manusia (SDM) di setiap Gampong dan banyak kepentingan tertentu, ia menjelaskan, berdirinya BUMG, seharusnya disertai dengan upaya penguatan kapasitas dan didukung oleh kebijakan walikota ikut memfasilitasi dan melindungi usaha masyarakat gampong.

BACA JUGA...  ORMAWA Hukum Unimal, Dukung Kemajuan 212 Mart Lhokseumawe

Berita Terkait

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat
Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor
Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan
FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman
Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga
Pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan Masuki Tahap Finishing, Segera Tingkatkan Akses dan Ekonomi Warga
Pasar Tani “Aceh Road Show” Tawarkan Harga Komoditas Murah
Yahnda: Petani dan Nelayan Aceh Harus Berani Berinovasi Demi Kedaulatan Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:36 WIB

FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:32 WIB

Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan Permanen

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:20 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM

PEMERINTAHAN

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:06 WIB

Penulis buku Hukum Erlizar.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Erlizar Rusli Kupas Hukum

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:55 WIB