Sementara itu, Ketua Tim Kredensial BPJS, dr. Neni Fajar, mengatakan, sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh Selatan dan kabupaten tetangga atas pemberian izin operasional Cathlab Lab Jantung oleh pusat.
“Hari ini kami lakukan peninjauan sebelum kerjasama dengan BPJS Kesehatan dituangkan,” kata dr.Neni. Fajar.
Dikatakan, semua daerah mengusulkan persetujuan kerjasama, namun tidak semuanya dapat disetujui dan di kawasan pantai barat-selatan Aceh, hanya RSUD-YA Tapaktuan.
Menurutnya, di Aceh, hanya empat rumah sakit yang mengoperasikan Cathlab ini, namun hanya dua Rumah Sakit beroperasi lancar, yakni RSUD Zainoel Abidin dan RSU Meuraxa Banda Aceh.
Sedangkan di Sumatera Utara beroperasi delapan RS, tanpa menyebutkan nama RS dimaksud.
“Kami sudah melakukan visitasi atas kelengkapan Cathlab ini, namun perlu dilengkapi SDM dan Sapras,agar cepat beroperasi serta menjalin kerjasama dengan BPJS-Kesehatan,” kata Neni Fajar.
Plt. Sekda Aceh Selatan Diva Samudra Putra, meminta pihak manajemen untuk mempersiapkan semua kebutuhan dengan tepat waktu, cepat dan terpenuhi.
“Pemerintah daerah mendukung dan mendorong penuh agar rumah sakit kebanggaan daerah dan dicintai masyarakat ini lebih berkualitas dalam melayani kesehatan masyarakat, sebagai rumah sakit rujukan,” kata Diva.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya














