BNNK Aceh Tamiang tak Bisa Kerja Sendiri

Kamis, 26 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) tidak bisa bekerja sendiri, untuk memberantas Penyebaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Terutama itu, BNNK Aceh Tamiang dengan segala keterbatasan, sudah bekerja maksimal. “Jaringan penyebaran narkoba itu sistemik, susah dilacak dan berubah-ubah,” Begitu kata Kepala BNNK Kabupaten Aceh Tamiang, AKBP Trisna Sapari Yandi, kepada mediaaceh.co.id, Kamis, 26 November 2020 di Karang Baru.

BACA JUGA...  Soal Penegakan Pelaksanaan Hukuman Cambuk di Lapas, Ini Penjelasan Kakanwil Meurah Budiman

Apalagi itu, tingkat pemakai sudah merambah kalangan remaja. Terutama diwilayah Kota Kualasimpang. Pun begitu, sulit mendeteksi peredarannya, sebab, transaksi dilakukan berpindah-pindah.

“BNNK sudah mendeteksi, kalau pemakai dikalangan remaja sudah pada tingkat yang signifikan, terutama dikalangan kota, sudah banyak laporan,” tegas Trisna.

Saat ini tidak hanya kalangan remaja, tetapi juga janda, mereka kecanduan lalu  tidak memiliki uang untuk membeli pada akhirnya mereka rela melakukan transaksi STP.

BACA JUGA...  Dua Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Upaya lain, BNNK menyediakan untuk merehabilitasi yang terkintaminasi narkoba, untuk jangka waktu 3 bulan gratis, seluruhnya, ditanggung oleh BNNK untuk 8 kali pertemuan.

Sampai diberi obat untuk tidak lagi menjadi ketergantungan pada narkoba. “Ini amanat Undang-Undang, harus kita jalani,” jelasnya.

Berita Terkait

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat
Empat Pengurus Forum Pimred Provinsi Resmi Dilantik di Malam Anugerah Pena Emas 2026
Pimred Award 2026 Digelar Sabtu Malam, Sejumlah Tokoh Aceh Jadi Penerima
BREAKING NEWS: Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tak Sah di Kasus Ijazah Jokowi
67 Pemenang Pemred Award 2026 Akan Diserahkan di Yogyakarta 
Mantan Senator Aceh Soroti Revisi UUPA, Sebut Aceh Terancam Alami “Penjajahan Ekonomi Gaya Baru”

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:05 WIB

Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:40 WIB

Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:10 WIB

Empat Pengurus Forum Pimred Provinsi Resmi Dilantik di Malam Anugerah Pena Emas 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:18 WIB

Pimred Award 2026 Digelar Sabtu Malam, Sejumlah Tokoh Aceh Jadi Penerima

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB